3 Bintang Inter Milan yang Terancam Hengkang Usai Gagal ke 16 Besar Liga Champions

9 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan tidak hanya menelan kekecewaan sportivitas. Kegagalan lolos ke babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026 membawa dampak yang jauh lebih dalam.

Tersingkir di fase play-off knockout membuat Nerazzurri kehilangan pemasukan besar. Padahal, pencapaian ke fase gugur sudah masuk dalam perencanaan keuangan klub.

Musim lalu, Inter menjadikan Liga Champions sebagai pilar utama pendapatan. Situasinya kini berubah drastis.

Akibatnya, masa depan sejumlah pemain kunci mulai dipertanyakan. Bursa transfer musim panas berpotensi menjadi titik balik.

Tekanan Finansial yang Memaksa Inter Berpikir Ulang

Laporan media Italia menyebutkan bahwa kegagalan di Eropa memukul neraca keuangan Inter. Target finansial klub tidak tercapai.

Menurut La Repubblica, Inter merencanakan anggaran dengan asumsi mencapai babak 16 besar. Kekalahan dari Bodo/Glimt mengubah segalanya.

Inter musim lalu meraih pemasukan €137 juta dari Liga Champions. Musim ini, angka itu turun tajam menjadi €66 juta.

Tanpa Piala Dunia Antarklub yang berpotensi memberi tambahan €30 juta, Inter harus mencari solusi lain untuk menutup celah finansial.

Thuram, Dumfries, dan Barella dalam Pusaran Bursa

Nama pertama yang disorot adalah Marcus Thuram. Penyerang Prancis itu memiliki klausul rilis €80 juta yang menarik bagi klub-klub top Eropa.

Kemudian ada Denzel Dumfries. Pergantian agen baru-baru ini memperkuat spekulasi soal masa depannya di Inter.

Yang paling mengejutkan adalah munculnya nama Nicolò Barella. Gelandang inti itu kini tidak sepenuhnya aman dari pertimbangan manajemen.

Menurut La Gazzetta dello Sport, Inter membuka evaluasi menyeluruh setelah musim yang dinilai mengecewakan, termasuk terhadap pemain yang selama ini dianggap tak tersentuh.

Sumber: Football Italia

Fakta Menarik Real Madrid vs Benfica: Rekor Abadi Los Blancos di Liga Champions

Read Entire Article
Bisnis | Football |