AC Milan Berharap 'Sang Maestro' Luka Modric Bertahan Lebih Lama

12 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan menaruh harapan besar pada satu nama. Luka Modric. Rossoneri ingin satu musim tambahan. Bukan sekadar romantisme, tetapi kebutuhan nyata tim.

Gelandang Kroasia itu baru bergabung pada awal musim 2025/2026. Namun dampaknya terasa begitu cepat.

Kontrak Modric akan berakhir pada Juni 2026. Di Milanello, semua pihak berharap ceritanya tidak berhenti di sana.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, semua elemen klub berupaya membujuk Modric untuk bertahan. Pelatih Massimiliano Allegri berada di garis depan. Rekam jejaknya memberi harapan.

Allegri dan Upaya Meyakinkan Sang Maestro

Allegri pernah meyakinkan Mike Maignan untuk mengubah rencana hengkang. Kini, Modric menjadi misi berikutnya.

Dalam banyak kasus, pendekatan Allegri berujung positif. Milan optimistis skenario serupa terulang.

Secara performa, Modric masih jauh dari kata menurun. Angkanya justru meningkat.

Musim terakhirnya di LaLiga bersama Real Madrid, ia mencatat 1.820 menit bermain. Di Serie A musim ini, angkanya naik menjadi 2.096 menit.

Lebih dari Pemain: Pemimpin dan Panutan

Menurut statistik Lega Serie A, Modric berada di posisi kedua untuk umpan sukses terbanyak. Totalnya mencapai 634 umpan.

Ia juga mencatat rata-rata rating La Gazzetta tertinggi. Hanya kalah dari pemain yang baru datang Januari dan tampil eksplosif di Napoli serta Roma.

Peran Modric melampaui statistik. Ia adalah figur sentral di ruang ganti. Kerendahan hati dan standar profesionalnya menjadi rujukan. Tak heran, ia pernah meraih Ballon d’Or.

Di Milan, ia dijuluki ‘Sang Maestro’. Julukan itu lahir alami, dari respek rekan setim dan staf. Pemain muda seperti Ricci dan Jashari menikmati proses belajar darinya. Energi positif itu menular.

Keputusan di Tangan Modric

Milan sebenarnya memiliki klausul perpanjangan satu musim. Namun semuanya bergantung pada persetujuan pemain.

Klub memilih bersikap penuh hormat. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Modric.

Di luar lapangan, ia juga aset penting. Modric adalah wajah ideal untuk acara klub dan promosi global.

Jika bertahan, perannya mungkin berubah. Menit lebih sedikit, kualitas tetap tinggi, dan kepemimpinan tak tergantikan.

Sentimen di sekitar Modric sangat positif. Kota Milan dan klub menerimanya dengan tangan terbuka.

Sumber: SempreMilan

Paradoks Jude Bellingham: Real Madrid Justru Lebih Stabil Saat Sang Gelandang Absen?

Read Entire Article
Bisnis | Football |