AC Milan Hajar Bologna 3-0, Allegri Tetap Gelisah: Ada yang Mengganjal di Balik Dominasi Rossoneri

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan pulang dari Renato Dall’Ara dengan kemenangan meyakinkan saat menundukkan Bologna 3-0 pada pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026, Rabu (04/02/2026). Hasil ini diraih Rossoneri meski tampil tanpa sejumlah pilar utama di lini serang.

Gol-gol kemenangan Milan dicetak Ruben Loftus-Cheek pada menit ke-20, disusul Christopher Nkunku lewat titik penalti pada menit ke-39. Adrien Rabiot kemudian menutup pesta gol tim tamu hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan AC Milan di Serie A menjadi 22 pertandingan beruntun. Catatan tersebut menegaskan konsistensi Milan dalam perburuan papan atas klasemen musim ini.

Namun, hasil besar tidak serta-merta membuat Massimiliano Allegri sepenuhnya puas. Pelatih Milan itu menilai masih ada aspek permainan yang perlu dibenahi meski skor akhir terlihat dominan.

Duet Nkunku dan Loftus-Cheek Curian Perhatian

Absennya Rafael Leao, Christian Pulisic, dan Alexis Saelemaekers memaksa Allegri melakukan penyesuaian di lini depan. Keputusan memainkan Christopher Nkunku dan Ruben Loftus-Cheek sebagai duet penyerang justru menghadirkan kejutan positif.

Keduanya tampil efektif meski baru pertama kali bermain bersama di lini serang Milan. Pergerakan dinamis dan kemampuan menjaga bola membuat Milan tetap mampu menekan pertahanan Bologna.

Kontribusi langsung berupa gol dari Loftus-Cheek dan Nkunku menjadi bukti keberhasilan eksperimen Allegri. Duet ini memberi dimensi berbeda dalam skema serangan Rossoneri dan mereka akhirnya mendapat apresiasi dari Allegri.

“Nkunku dan Loftus-Cheek adalah pemain dengan kualitas luar biasa,” kata Allegri kepada DAZN setelah pertandingan usai, dikutip dari Football Italia.

Milan Menang, Tapi Allegri tak Sepenuhnya Puas

Di balik kemenangan telak, Allegri menyoroti permainan Bologna yang dinilainya tidak mudah dihadapi. Ia menilai tuan rumah tetap berbahaya, terutama lewat organisasi pertahanan yang rapi.

Milan dinilai mampu mengatasi tekanan karena tampil disiplin dalam bertahan dan cukup efektif saat menyerang. Namun, Allegri menegaskan bahwa skor besar tidak boleh menutupi kekurangan timnya.

Pelatih asal Italia itu secara khusus menyoroti penguasaan bola Milan yang menurutnya masih bisa ditingkatkan. Ia ingin timnya lebih dominan dan rapi dalam membangun serangan.

“Ini pertandingan yang bagus malam ini. Menurut saya, kita harus bermain lebih baik dalam penguasaan bola. Kami bermain bagus karena Nkunku dan Loftus-Cheek bermain bagus, memungkinkan kami untuk bermain dengan bola dan memberi kami kedalaman,” terang Allegri.

(Football Italia)

Sikap Benjamin Sesko Jadi Sorotan Usai Jadi Pahlawan Manchester United

Read Entire Article
Bisnis | Football |