Alasan Franco Mastantuono Dapat Kartu Merah di Laga Real Madrid vs Getafe: Mengumpat pada Wasit!

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid menelan kekalahan memalukan 0-1 dari Getafe pada pekan ke-26 La Liga, Selasa (3/3) dini hari WIB dan Franco Mastantuono dapat kartu merah. Hasil itu terjadi di Santiago Bernabeu. Tekanan pun langsung menguat.

Kekalahan ini bukan sekadar soal tiga poin. Madrid kehilangan momentum di papan atas. Situasi makin rumit karena insiden disiplin di akhir laga.

Sorotan utama tertuju pada Franco Mastantuono. Penyerang muda asal Argentina itu menerima kartu merah langsung di menit ke-95.

Catatan resmi wasit menjadi kunci. Ucapan protes Mastantuono dinilai melewati batas hingga berujung pengusiran.

Kronologi Kartu Merah Franco Mastantuono

Momen krusial terjadi pada menit-menit akhir tambahan waktu. Dalam suasana penuh frustrasi, Mastantuono terlibat adu argumen. Intensitas pertandingan meningkat tajam.

Wasit Alejandro Muniz Ruiz tidak ragu mengambil keputusan tegas. Ia langsung mengeluarkan kartu merah. Keputusan itu memperparah situasi Madrid.

Dalam laporan resmi pertandingan, alasan pengusiran dijelaskan secara rinci. Mastantuono disebut melontarkan kalimat, “Sungguh memalukan, sungguh aib,” saat memprotes keputusan.

Ucapan tersebut dinilai sebagai bentuk perilaku tidak pantas terhadap perangkat pertandingan. Berdasarkan regulasi La Liga, tindakan verbal yang dianggap menghina atau merendahkan otoritas wasit dapat berujung kartu merah langsung.

Dampak Disiplin: Madrid Kehilangan Tiga Pilar

Masalah Madrid tidak berhenti pada kartu merah Mastantuono. Dua menit sebelumnya, Alvaro Carreras melakukan tekel terlambat terhadap Mario Martin. Ia mendapat kartu kuning.

Itu adalah kartu kuning kelimanya musim ini. Konsekuensinya jelas, Carreras diskors untuk laga tandang melawan Celta Vigo.

Dean Huijsen juga mengalami nasib serupa. Ia menerima kartu kuning di pertengahan babak kedua akibat pelanggaran dari belakang terhadap Luis Vazquez. Kartu itu menjadi yang kelima musim ini dan membuatnya absen di laga berikutnya.

Vinicius Junior turut menerima kartu kuning karena protes dan mencoba mengangkat Mario Martin dari tanah. Bagi pelatih Alvaro Arbeloa, kehilangan tiga pemain sekaligus menjadi ujian serius.

Sumber: Madrid Universal

Iran dan AS Konflik Militer, Mehdi Taremi Siap Tinggalkan Sepak Bola dan Gabung Tentara

Read Entire Article
Bisnis | Football |