Analisis Real Madrid: Mereka Tak Pernah Bisa Dikesampingkan di Panggung Terbesar Eropa

20 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid kembali menunjukkan mental juara di Liga Champions usai menumbangkan Manchester City dengan skor 2-1 pada leg kedua babak 16 besar. Hasil ini memastikan Real Madrid melaju dengan agregat meyakinkan 5-1.

Bermain di Etihad Stadium, tuan rumah memulai laga dengan intensitas tinggi demi mengejar defisit tiga gol. Namun, kartu merah kapten mereka di babak pertama menjadi titik balik yang sulit dipulihkan.

Kemenangan ini menegaskan reputasi Real Madrid sebagai raja Eropa yang tak mudah tergoyahkan dalam situasi apa pun. Mereka sekali lagi membuktikan bahwa keunggulan besar di leg pertama hampir mustahil dikejar lawan.

Kartu Merah yang Mengubah Segalanya

Manchester City sebenarnya tampil agresif sejak awal pertandingan dengan sejumlah peluang berbahaya. Namun, insiden krusial terjadi saat Bernardo Silva melakukan handball di garis gawang yang berujung kartu merah dan penalti.

Keputusan wasit setelah tinjauan VAR membuat jalannya laga berubah drastis. Vinicius Junior yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Real Madrid unggul.

Gol tersebut memukul mental tuan rumah yang tengah berusaha bangkit. Dengan bermain 10 orang, City kesulitan menjaga keseimbangan permainan hingga akhir babak pertama.

Ketangguhan Real Madrid di Eropa

Real Madrid sempat memiliki peluang emas di menit awal melalui Federico Valverde, tetapi gagal dimaksimalkan. Meski begitu, dominasi mereka tetap terlihat dengan kontrol permainan yang rapi dan efisien.

City mencoba merespons lewat peluang dari Rodri dan Erling Haaland, tetapi Thibaut Courtois tampil solid di bawah mistar. Ketangguhan lini belakang Real Madrid membuat setiap serangan tuan rumah kandas.

Haaland sempat mencetak gol jelang turun minum yang memberi harapan. Namun, Real Madrid tetap tenang dan menjaga keunggulan agregat tanpa panik.

Vinicius Jadi Pembeda, Rekor Terjaga

Vinicius kembali mencetak gol di babak kedua untuk memastikan kemenangan Real Madrid. Penyerang asal Brasil itu tampil sebagai pembeda dengan kontribusi dua gol di laga ini.

Keunggulan Real Madrid dalam kompetisi ini kembali terlihat dari statistik impresif mereka. Mereka selalu lolos dalam 36 kesempatan ketika unggul tiga gol atau lebih di leg pertama.

Di bawah arahan pelatih anyar Alvaro Arbeloa, Real Madrid juga mencatat awal sempurna di fase gugur Liga Champions. Mereka kini berpotensi menghadapi Bayern Munchen di perempat final dalam duel yang sarat sejarah.

Real Madrid sekali lagi menunjukkan bahwa mereka tak pernah bisa dikesampingkan di panggung terbesar Eropa.

Sumber: BBC Sport

10 Penjualan Terbesar Barcelona Sepanjang Sejarah, Siapa Paling Menguntungkan?

Read Entire Article
Bisnis | Football |