Antonio Conte Marah Besar Usai Napoli Disebut Mantan Juara oleh Pelatih Juventus

1 month ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Antonio Conte meluapkan kemarahannya usai pernyataan pelatih Juventus yang menyebut Napoli sebagai mantan juara Italia. Ucapan itu muncul setelah Napoli menelan kekalahan telak 0-3 dari Juventus di Serie A.

Kekalahan tersebut membuat Napoli kini tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Situasi itu memicu perang kata antara dua pelatih papan atas Italia.

Conte menilai pernyataan tersebut tidak pantas diucapkan, mengingat status Napoli sebagai pemegang Scudetto masih melekat. Ia menyebut klubnya layak mendapat rasa hormat.

Di tengah polemik tersebut, Napoli harus segera mengalihkan perhatian ke Liga Champions. Laga krusial melawan Chelsea menjadi penentu peluang mereka melaju ke fase gugur.

Pernyataan Luciano Spalletti yang Memicu Kontroversi

Juventus sukses menundukkan Napoli dengan skor 3-0 di Allianz Stadium. Gol Jonathan David, Kenan Yildiz, dan Filip Kostic memastikan kemenangan Bianconeri.

Usai laga, pelatih Juventus diminta menilai performa Napoli. Jawabannya dianggap menyinggung kubu lawan dan memantik reaksi keras dari Conte.

“Menang melawan mantan juara Italia memberi kepercayaan diri tambahan bahwa kami adalah tim yang kuat,” ujar Luciano Spalletti.

“Napoli mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan, tetapi pertandingan berjalan seimbang hampir sepanjang laga dan kami pantas menang,” kata Spalletti.

Conte Menuntut Rasa Hormat untuk Napoli

Conte mengaku heran dengan istilah mantan juara yang disematkan kepada Napoli. Menurutnya, status juara masih layak disematkan hingga musim benar benar berakhir.

Pelatih Napoli itu juga menilai ucapan tersebut tidak mencerminkan rasa saling menghormati antarklub. Ia menyayangkan pernyataan itu keluar dari pelatih berpengalaman.

“Kami masih mengenakan Scudetto di dada dan itu pantas dihormati. Saya tidak pernah membiarkan diri saya mengatakan hal seperti itu kepada tim lain,” ucap Antonio Conte.

“Masih ada 16 pertandingan tersisa dan gelar seolah sudah diambil dari kami. Kami sudah bekerja keras untuk mendapatkannya dan kami layak dihormati,” tutur Antonio Conte.

Napoli Hadapi Ujian Berat di Liga Champions

Napoli kini mengalihkan fokus penuh ke Liga Champions setelah hasil kurang maksimal di fase grup. Mereka berada di posisi ke 25 dan tertinggal satu poin dari zona play-off.

Hasil imbang melawan Copenhagen sebelumnya membuat situasi semakin sulit. Laga melawan Chelsea menjadi kesempatan terakhir untuk menjaga asa lolos.

“Kami seharusnya bisa memperbaiki situasi saat melawan Copenhagen, tetapi kami tidak cukup baik,” ujar Conte.

“Kami akan menghadapi Chelsea dan harus memberikan segalanya dengan dukungan penuh dari Stadion Maradona. Akan menyenangkan melihat gelombang biru mendorong kami,” kata Conte.

Persaingan Sengit di Liga Champions

Lanjut Baca:

Alvaro Arbeloa Ungkap Peran Besar Jose Mourinho dalam Sejarah Real Madrid

Read Entire Article
Bisnis | Football |