Arsenal Gilas Tottenham 4-1: Jawaban Eberechi Eze Atas Tudingan 'Salah Kelola' Arteta

11 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Derbi London Utara kali ini menyajikan tensi tinggi yang tidak hanya terbatas pada hasil akhir pertandingan. Skor telak 4-1 untuk kemenangan Arsenal menjadi panggung pembuktian bagi Eberechi Eze di bawah asuhan Mikel Arteta.

Sorotan tajam sebelumnya datang dari Jamie Redknapp yang mengkritik cara Arteta menangani Eze. Namun, sang pemain memberikan respons terbaik melalui torehan tiga gol ke gawang Tottenham.

Penampilan impresif tersebut sekaligus membungkam keraguan publik terhadap kapasitasnya. Arsenal pun kini kembali menunjukkan dominasi kuat di posisi puncak klasemen Premier League.

Pertandingan ini terasa lebih dari sekadar perebutan poin karena rivalitas abadi kedua tim. Aroma persaingan menyengat sejak menit awal laga dimulai di markas lawan.

Eze tampil tanpa beban meskipun memikul ekspektasi besar dari nilai transfer sebesar £67,5 juta. Ia seolah membuktikan bahwa dirinya telah keluar dari tekanan yang sempat menghimpit.

Hattrick yang Membungkam Keraguan

Arsenal membuka keran gol melalui penyelesaian klinis Eze pada pertengahan babak pertama. Walaupun Tottenham sempat menyamakan kedudukan lewat Randal Kolo Muani, dominasi The Gunners tetap tidak tergoyahkan.

Memasuki babak kedua, Viktor Gyokeres membawa Arsenal kembali memimpin melalui sepakan kerasnya. Eze kemudian memperlebar jarak pada menit ke-60 sebelum akhirnya Gyokeres mengunci kemenangan dengan gol keduanya.

Hasil ini memperkokoh posisi Arsenal di puncak klasemen dengan keunggulan lima poin. Catatan menarik muncul karena lima dari enam gol liga milik Eze musim ini bersarang di gawang Spurs.

Sebelum laga ini, performa Eze sempat menjadi bahan perdebatan bagi banyak pihak. Kesalahan fatal saat melawan Aston Villa bahkan sempat membuatnya terdepak dari susunan pemain utama.

Jamie Redknapp sempat menilai bahwa Arteta melakukan kesalahan dalam mengelola potensi sang pemain. Menurutnya, Eze adalah tipe pemain yang sangat bergantung pada tingkat kepercayaan diri di lapangan.

Redknapp merujuk pada masa keemasan Eze saat masih berseragam Crystal Palace sebagai perbandingan. Ia merasa sang manajer harusnya lebih jeli dalam menjaga mentalitas pemain kreatif tersebut.

Arsenal Terlalu Kuat untuk Spurs

Setelah pertandingan berakhir, nada bicara Redknapp berubah drastis menjadi pujian setinggi langit. Ia mengaku terpukau dengan kualitas permainan Arsenal yang dianggap berada di level berbeda.

Melalui Sky Sports, Redknapp memuji kendali permainan yang ditunjukkan oleh anak asuh Mikel Arteta. Ia melihat adanya ketimpangan kelas yang sangat mencolok antara kedua tim malam itu. Redknapp bahkan menyebut Arsenal bermain seolah berada di liga yang berbeda saking berkelasnya. Ia memberikan peringatan keras bagi Tottenham agar segera membenahi performa buruk mereka. Pujian khusus juga diberikan kepada dua aktor utama kemenangan meriam London. Redknapp menilai lini depan Arsenal sangat mengerikan bagi pertahanan lawan. Gyokeres dianggap sukses memimpin lini serang dengan sangat brilian sepanjang pertandingan. Sementara itu, performa Eze dinilai sangat cemerlang dan sulit untuk dibendung pemain lawan. Redknapp menyimpulkan bahwa Arsenal tampil terlalu fantastis bagi level permainan Tottenham saat ini. Kemenangan ini menjadi bukti sahih kekuatan skuad Arteta dalam perburuan gelar.

Read Entire Article
Bisnis | Football |