Arsenal vs Crystal Palace: The Gunners Tantang Chelsea di Semifinal Carabao Cup

2 months ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal memastikan satu tempat di babak semifinal Carabao Cup 2025/2026 setelah menyingkirkan Crystal Palace lewat drama adu penalti sudden death dalam laga di Emirates Stadium, Rabu (24/12/2025) dini hari WIB.

Duel yang berlangsung ketat itu akhirnya dimenangkan The Gunners dengan skor 8-7 dari titik putih, sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka atas Palace menjadi sembilan pertemuan beruntun.

Sejak peluit awal, Arsenal langsung tampil agresif meski kompetisi ini bukan prioritas utama bagi Mikel Arteta. Atmosfer positif jelas terasa di kubu Meriam London yang masih bersaing di empat ajang berbeda musim ini.

Tekanan demi tekanan dilancarkan, memaksa kiper Palace, Walter Benítez, bekerja keras. Ia tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Noni Madueke serta menepis sundulan Gabriel Jesus yang mengarah ke sudut gawang.

Dominasi Arsenal terus berlanjut. Benítez kembali jadi tembok kokoh setelah menahan sepakan Madueke lainnya. Gabriel Martinelli menjadi motor serangan dari sisi kiri dan sempat mengirim umpan matang ke Jurriën Timber, namun sundulan bek asal Belanda itu masih melambung tipis di atas mistar. Meski digempur habis-habisan, Palace mampu menjaga gawang mereka tetap perawan hingga turun minum.

Babak Kedua Arsenal vs Crystal Palace

Memasuki babak kedua, Crystal Palace tampil dengan semangat baru. Adam Wharton sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh yang melebar tipis. Melihat ritme permainan mulai berubah, Arteta melakukan penyegaran dengan memasukkan Bukayo Saka dan Martin Ødegaard. Salah satu umpan Odegaard nyaris berbuah gol, tetapi sundulan Jesus belum menemui sasaran. Alih-alih kembali tertekan, Palace justru terlihat lebih nyaman meredam serangan Arsenal.

Pertahanan Palace kembali diuji setelah Chris Richards harus ditarik keluar karena cedera. Momen krusial akhirnya hadir pada menit ke-81. Arsenal memecah kebuntuan lewat situasi bola mati, meski dengan cara yang menyakitkan bagi Palace. Maxence Lacroix gagal mengantisipasi bola dengan sempurna dan justru mencetak gol bunuh diri. Gol itu datang tak lama setelah Will Hughes hampir membawa Palace unggul lewat flick di tiang dekat.

Arsenal tampak di atas angin dan hampir mengunci kemenangan, namun drama belum usai. Di masa injury time, Marc Guéhi muncul sebagai penyelamat Palace setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Arsenal dalam menghalau bola mati Wharton. Skor imbang memaksa laga ditentukan melalui adu penalti.

Halaman berikutnya

Adu penalti berlangsung panjang dan menegangkan hingga memasuki fase sudden death. Penentuan akhirnya datang ketika sepakan Lacroix berhasil ditepis, memastikan Arsenal menang 8-7 dan melaju ke empat besar. Melihat jumlah peluang yang tercipta, kemenangan Arsenal terasa pantas. Hasil ini menandai kemenangan keempat beruntun Arsenal di semua kompetisi dan menjadi modal berharga jelang kembali fokus ke perburuan gelar Liga Inggris saat menjamu Brighton & Hove Albion di Emirates Stadium akhir pekan nanti. Sementara itu, Crystal Palace patut mendapat apresiasi atas penampilan penuh perjuangan di tengah keterbatasan skuad, meski kini mereka harus menerima kenyataan tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir.

Read Entire Article
Bisnis | Football |