Barcelona Hancurkan Villarreal 4-1, Lamine Yamal Cetak Rekor Bersejarah

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona terus berada di jalur kemenangan saat menjamu Villarreal pada pekan ke-26 La Liga 2025/2026. Bermain di Camp Nou, Sabtu (28/02/2026) malam WIB, Blaugrana menang meyakinkan dengan skor 4-1.

Kemenangan ini terasa penting setelah sebelumnya Barcelona sempat menelan dua kekalahan beruntun. Pasukan Hansi Flick tampil lebih tajam dan efektif, terutama lewat aksi luar biasa Lamine Yamal.

Tuan rumah sempat kesulitan memaksimalkan peluang di setengah jam pertama. Namun kebuntuan pecah lewat gol Yamal yang membuka keunggulan dan mengubah arah pertandingan.

Hat-trick sensasional pemain 18 tahun itu menjadi sorotan utama malam tersebut. Barcelona pun menutup laga dengan kemenangan telak sekaligus suntikan moral jelang fase krusial musim ini.

Hattrick di Camp Nou dan Rekor Bersejarah Yamal

Barcelona sebenarnya mengawali laga dengan tekanan tinggi, tetapi penyelesaian akhir sempat menjadi masalah. Ferran Torres dan Jules Kounde gagal memaksimalkan peluang emas di awal babak pertama.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28 melalui Lamine Yamal. Kesalahan Pape Gueye membuat bola jatuh ke kaki Fermin Lopez yang langsung menyodorkannya kepada Yamal untuk diselesaikan menjadi gol pertama.

Memasuki babak kedua, Yamal kembali menunjukkan kualitasnya. Ia menerima bola di sisi kanan, melewati dua adangan lawan, lalu melengkungkan tembakan ke sudut jauh tanpa mampu dihentikan kiper Villarreal, Luiz Junior.

Villarreal sempat memperkecil kedudukan lewat Pape Gueye memanfaatkan situasi sepak pojok. Namun Yamal memastikan malam itu menjadi miliknya setelah mencetak gol ketiga usai menerima umpan Pedri, sebelum Robert Lewandowski melengkapi pesta gol menjadi 4-1.

Hat-trick tersebut sekaligus mengantarkan Yamal menembus tonggak luar biasa di La Liga. Ia kini telah mencetak 27 gol dalam 95 pertandingan liga, melewati angka 25 gol sebelum berusia 19 tahun.

Menurut data Opta, sejak tahun 2000 tidak ada pemain lain di lima liga top Eropa yang mampu mencapai 25 gol sebelum usia 19 tahun. Catatan itu mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta paling istimewa di abad ke-21 ini.

Mampukah Yamal Mengantar Barcelona Menaklukkan Eropa?

Performa gemilang Yamal tak hanya berdampak di kompetisi domestik. Barcelona kini menatap fase gugur Liga Champions dengan optimisme tinggi setelah musim lalu terhenti di semifinal.

Musim lalu, Blaugrana harus mengakui keunggulan Inter Milan di empat besar. Namun musim ini, undian memberi mereka jalur yang dinilai cukup terbuka menuju final.

Barcelona akan menghadapi Newcastle di babak 16 besar. Pertemuan ini mengingatkan pada kemenangan 2-1 atas tim asuhan Eddie Howe di fase liga pada bulan September.

Jika mampu melewati Newcastle, Barcelona berpotensi bertemu Atletico Madrid atau Tottenham di perempat final. Di atas kertas, pasukan Flick tetap difavoritkan untuk melangkah lebih jauh.

Di semifinal, kemungkinan lawan datang dari Arsenal, Bayer Leverkusen, Bodo/Glimt, atau Sporting Lisbon. Arsenal diprediksi menjadi ujian terberat, tetapi peluang tetap terbuka lebar bagi Barcelona.

Dengan performa seperti saat melawan Villarreal, Yamal jelas akan menjadi tumpuan utama. Konsistensi dan ketajamannya bisa menjadi faktor penentu apakah Barcelona mampu mengakhiri puasa gelar Liga Champions yang sudah berlangsung 11 tahun.

(Opta)

Balik ke Manchester United, Andre Onana Didorong Untuk Tantang Senne Lammens

Read Entire Article
Bisnis | Football |