Barcelona Kehilangan Wonderkid, Gavi Kritik Cara Staf Pelatih Tangani Dro Fernandez

1 month ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona kembali dihadapkan pada dinamika internal yang cukup panas. Kali ini, gelandang muda andalan mereka, Gavi, dikabarkan meluapkan kekecewaannya kepada staf pelatih terkait cara klub menangani salah satu talenta muda terbaik La Masia, Dro Fernandez, yang akhirnya hengkang ke PSG.

Gavi memang dikenal sebagai sosok penuh emosi sejak menembus tim utama Barcelona di usia 16 tahun. Karakter vokal dan temperamental itu masih melekat hingga kini. Meski tengah menepi akibat cedera lutut dan menjalani pemulihan pasca operasi meniskus, pengaruh Gavi di ruang ganti rupanya belum memudar.

Menurut laporan media Catalunya, ketegangan muncul setelah Dro Fernandez resmi meninggalkan Blaugrana pada bursa transfer Januari. Pemain berusia 18 tahun itu memilih menerima tawaran PSG senilai €8,5 juta karena merasa jalannya menuju tim utama Barcelona tertutup.

Gavi Kecewa, Staf Pelatih Disorot

Kepergian Dro disebut menjadi satu-satunya catatan pahit Barcelona di Januari, selain cedera yang menimpa Pedri. Dro diyakini frustrasi karena minimnya kesempatan bermain, terlebih dengan kehadiran Fermin Lopez dan Dani Olmo yang lebih diutamakan.

Laporan menyebut Gavi tidak bisa menerima situasi tersebut. Ia secara langsung menyampaikan ketidakpuasannya kepada staf pelatih, termasuk pelatih kepala Hansi Flick. Gavi menilai Dro seharusnya mendapatkan lebih banyak menit bermain di tim utama agar merasa dihargai dan yakin bertahan di Camp Nou.

Salah satu contoh yang disorot Gavi adalah laga Copa del Rey kontra Guadalajara, di mana Dro sama sekali tidak diturunkan. Menurut Gavi, pertandingan tersebut bisa menjadi momen ideal untuk memberi sang pemain pengalaman berharga.

Meski Gavi dan Dro berada di bawah naungan agen yang sama, Ivan de la Pena, sumber menyebut kemarahan Gavi lebih didorong oleh rasa kehilangan rekan setim berbakat ketimbang faktor personal lainnya.

Sikap Tegas Hansi Flick

Di sisi lain, Hansi Flick memiliki pandangan berbeda. Pelatih asal Jerman itu justru merasa dikhianati oleh keputusan Dro hengkang. Flick menilai dirinya telah memberikan kesempatan yang cukup kepada sang pemain.

Flick tercatat mempromosikan Dro langsung dari tim U-19, bahkan melampauinya dibanding beberapa pemain Barcelona Atletic. Ia juga membawa Dro dalam tur pramusim Barcelona dan memberinya debut di tim senior.

Lanjut baca

Sepanjang musim, Dro mencatatkan lima penampilan dengan total 148 menit bermain. Meski angka tersebut terbilang minim, Flick sudah dua kali menurunkannya sebagai starter dan bahkan memainkannya dalam laga krusial melawan Atletico Madrid. Namun, persaingan ketat membuat Dro sulit mendapat menit bermain reguler, sama seperti Marc Bernal dan Marc Casado.

Read Entire Article
Bisnis | Football |