Barcelona vs Levante: Joao Cancelo Akhirnya Ungkap Alasannya Jarang Main di Blaugrana

1 week ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona tampil meyakinkan saat menjamu Levante pada pekan ke-25 La Liga 2025/2026 di Spotify Camp Nou, Minggu (22/02/2026). Blaugrana menang telak 3-0 dalam laga yang berjalan dominan sejak menit awal.

Gol cepat Marc Bernal pada menit keempat langsung membuka keunggulan tuan rumah. Frenkie de Jong menggandakan skor pada menit ke-32 sebelum Fermin Lopez memastikan kemenangan lewat gol di menit ke-81.

Di antara sejumlah pemain yang tampil menonjol, satu nama mencuri perhatian publik Camp Nou. Joao Cancelo dinobatkan sebagai MVP pertandingan oleh La Liga berkat kontribusinya yang impresif di sisi kiri pertahanan.

Menariknya, performa gemilang itu datang di tengah sorotan soal minimnya menit bermain sang bek sejak kembali berseragam Barcelona. Cancelo akhirnya buka suara dan menjelaskan alasan di balik situasi tersebut.

Bukan Soal Taktik, Ini Pengakuan Jujur Cancelo

Kedatangan Joao Cancelo dari Al Hilal sempat memunculkan ekspektasi tinggi di Barcelona. Namun, ia justru lebih sering duduk di bangku cadangan dan laga melawan Levante baru menjadi penampilan ketiganya musim ini.

Spekulasi pun berkembang bahwa pelatih Hansi Flick tidak terlalu menyukai gaya bermain bek asal Portugal tersebut. Akan tetapi, Cancelo menegaskan bahwa penyebabnya bukan soal taktik atau kepercayaan pelatih.

Ia mengaku kondisi fisiknya belum optimal saat pertama kali kembali ke Catalonia. Adaptasi dari kompetisi Arab Saudi ke intensitas La Liga menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Saya tidak dalam kondisi terbaik saya ketika bergabung dengan Barça, saya tidak berada pada level fisik yang sama dengan rekan-rekan setim saya. Saya kembali ke level saya sekarang, selangkah demi selangkah. Flick sangat menuntut, begitu juga klub… Saya menyukainya," ungkapnya Mundo Deportivo, via Football Espana.

Laga Kontra Levante Jadi Titik Balik

Penampilan melawan Levante terasa spesial bagi Cancelo. Ia tampil agresif membantu serangan sekaligus solid dalam bertahan sepanjang 90 menit.

Bek 31 tahun itu terlihat lebih percaya diri dan nyaman dalam skema permainan Barcelona. Pergerakannya di sisi kiri memberi warna berbeda dibanding laga-laga sebelumnya.

Situasi ini juga membuka peluang baginya untuk mengamankan posisi bek kiri utama. Terlebih, Alejandro Balde belakangan kesulitan menemukan konsistensi performa.

“Ya, tentu saja ini penampilan terbaik saya sejak kembali. Ini tentang memanfaatkan kesempatan. Saya berlatih dengan sangat baik dan saya merasa pelatih akan menurunkan saya. Ketika Anda berlatih dengan baik, semuanya akan berjalan lancar di lapangan.”

Read Entire Article
Bisnis | Football |