Benjamin Sesko Hadir di Saat Tepat, Bawa Manchester United Dekati Tiga Besar

11 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Benjamin Sesko, kembali menjadi pemain pengganti andalan Manchester United untuk pertandingan kedua berturut-turut dan mencetak satu-satunya gol saat melawan Everton pada Selasa, 24 Februari dini hari di Stadion Hill Dickinson.

Setelah sebelumnya mencetak gol di menit-menit akhir waktu tambahan untuk menyelamatkan satu poin di West Ham, penyerang dengan harga 73,7 juta poundsterling ini kembali menunjukkan penyelesaian klinis dengan sekali sentuh pada menit ke-71.

Gol yang tercipta saat melewati pertahan Everton merupakan gol kedelapan musim ini bagi Sesko, sekaligus membawa tim asuhan Michael Carrick ini unggul di posisi keempat.

Pertandingan ketujuh bagi Everton ini adalah pertandingan kandang tanpa kemenangan di semua kompetisi, dan membuatnya berada di posisi kesembilan.

Panggilan Kepercayaan Carrick pada Sesko

Pelatih Michael Carrick sudah melakukan dua perubahan pada susunan pemain intinya dalam enam pertandingan, karena cedera yang dialami pemain.

Lisandro Martinez yang absen dalam pertandingan ini karena mengalami masalah ringan pada betisnya dan Leny Yoro ditempatkan di lini belakang sebagai penggantinya.

Saat pertandingan berlalu satu jam tanpa tanda-tanda gol, Carrick memasukkan penyerang jangkung tersebut, meskipun Sesko memiliki peluang untuk menciptakan gol kedua, namun ia gagal mengontrol bola dengan baik.

Gol Sesko dalam dua pertandingan terakhir sangatlah berharga bagi Manchester United yang berjuang untuk mendapatkan tempat di lima besar yang pasti tengah diperebutkan oleh tim-tim Iinggris.

Kesulitan Menghadapi Lawan Berdana Besar

Pelatih Everton, David Moyes tampaknya kesal dan frustasi saat hendak berjabat tangan setelah pertandingan berakhir. Pelatih asal Skotlandia itu merasa timnya setara dengan klub yang pernah ia latih.

Meski Moyes memiliki pemain-pemain menjanjikan dalam skuadnya, seperti Tarkowski,  Jordan Pickford, dan Michael Keane adalah pemain yang dapat diandalkan, namun kedalaman skuad di level elit masih kurang.

Yang sering terjadi pada Everton, lawan yang banyak mengeluarkan uang memberikan momen berkualitas yang tidak dapat ditanggapi oleh The Toffees.

Dalam beberapa musim terakhir, misi Everton adalah mengatasi situasi keuangan kronis dan bertahan di liga. Meski musim ini tidak ada ancaman degradasi, The Toffees menginginkan lebih dari sekedar kemanan di tengah klasemen.

Langkah Kedua Tim

Dengan menempati peringkat ke-9 di papan klasemen, Everton selanjutnya akan beraksi di Liga Inggris melawan Newcastle United pada Sabtu, 28 Februari.

Sedangkan nasib tim lawan United yang tidak hanya unggul tiga poin dari Chelsea dan Liverpool, mereka sekarang hanya tertinggal tiga poin dari Aston Villa yang berada di posisi ketiga yang akan mereka jamu di Old Trafford dalam tiga pertandingan mendatang.

Namun sebelum berhadapan dengan Villa, United akan menjamu Crystal Palace terlebih dahulu pada hari Minggu, 1 Maret mendatang.

Kylian Mbappe, Bintang Real Madrid yang Diam-diam Diinginkan untuk Gabung Barcelona

Read Entire Article
Bisnis | Football |