Beri Efek Instan di Manchester United, Michael Carrick Masuk Nominasi Manajer Terbaik

19 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Michael Carrick secara resmi masuk dalam jajaran kandidat pelatih terbaik Premier League musim ini setelah mengukir performa impresif bersama Manchester United. Sosok yang menjabat sebagai pelatih interim tersebut langsung memberikan pengaruh besar bagi tim sejak mulai bertugas pada bulan Januari lalu.

Langkah penunjukan Carrick dilakukan untuk mengisi kekosongan di kursi kepelatihan setelah kepergian Ruben Amorim. Dalam periode yang tergolong singkat, ia terbukti mampu mendongkrak performa skuad Setan Merah secara signifikan.

Di bawah arahannya, Manchester United berhasil merangkak naik dari urutan ketujuh hingga sukses menembus posisi tiga besar di klasemen akhir. Keberhasilan ini sekaligus mengamankan jalan bagi klub untuk kembali berkompetisi di ajang Liga Champions.

Konsistensi yang ditunjukkan tim membuat kapasitas Carrick diakui di level liga. Saat ini, namanya bersaing ketat dengan deretan pelatih papan atas lainnya dalam perebutan penghargaan individu tersebut.

Carrick Bersaing dengan Arteta dan Guardiola

Nama Michael Carrick tercantum dalam daftar enam kandidat penerima penghargaan Manager of the Season Premier League. Dalam nominasi ini, ia harus bersaing dengan figur-figur kuat seperti Mikel Arteta dan Pep Guardiola yang juga mencatatkan musim yang luar biasa.

Arteta saat ini memiliki peluang besar untuk menyudahi puasa gelar liga Arsenal yang telah berlangsung sejak 2004. Meski begitu, ia masih terlibat persaingan sengit dengan Guardiola dalam perburuan trofi juara hingga akhir musim.

Selain ketiga nama tersebut, terdapat pula Andoni Iraola, Keith Andrews, dan Regis Le Bris yang melengkapi daftar nominasi. Keenam juru taktik ini dinilai telah memberikan kontribusi serta dampak yang nyata bagi performa klub masing-masing.

Performa Impresif Carrick Bersama Manchester United

Sepanjang masa jabatannya sebagai pelatih interim, Carrick tercatat hanya memimpin tim dalam 15 pertandingan. Walaupun masa kepemimpinannya terhitung sebentar, ia sukses mencatatkan persentase kemenangan yang menyentuh angka 66,7 persen.

Terhitung sejak tanggal 13 Januari, Manchester United menjelma menjadi tim yang paling banyak mengumpulkan poin di kompetisi liga. Total 33 poin berhasil mereka amankan selama periode kepemimpinan mantan gelandang tersebut.

Kesuksesan mengantarkan tim mengakhiri musim di posisi tiga besar menjadi catatan prestasi yang krusial. Hasil akhir ini juga menjadi jaminan bagi klub untuk mendapatkan tiket otomatis ke fase grup Liga Champions musim mendatang.

Penilaian dan Kandidat Pemain Terbaik

Penentuan pemenang penghargaan pelatih terbaik ini akan diambil melalui mekanisme gabungan antara voting publik dan penilaian dari panel ahli sepak bola. Penerapan sistem ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara suara para penggemar dan tinjauan profesional para pakar.

Tak hanya kategori pelatih, pihak Premier League juga telah merilis daftar nominasi untuk pemain terbaik. Sejumlah pemain bintang dipastikan masuk dalam bursa persaingan gelar individu tersebut.

Beberapa nama yang muncul antara lain David Raya, Gabriel, Declan Rice, Antoine Semenyo, hingga Erling Haaland. Selain mereka, nama-nama seperti Bruno Fernandes, Igor Thiago, dan Morgan Gibbs-White juga turut meramaikan persaingan sebagai pemain terbaik musim ini.

Klasemen BRI Super League: Persib Bandung dan Borneo FC Lanjutkan Persaingan

Read Entire Article
Bisnis | Football |