Bintang Barcelona Disarankan Tidak Pindah ke AC Milan, Inginnya Bermain di AS atau Negara Arab

2 months ago 28

Liputan6.com, Jakarta - Striker Barcelona, Robert Lewandowski, sempat dikait-kaitkan dengan AC Milan terkait kelanjutan kariernya. Masa depan pemain ini terus menarik perhatian, jika ia memutuskan untuk tidak memperbarui kontraknya setelah musim panas ini.

Terkait dengan itu, striker legendaris Zbigniew Boniek dan sosok paling dihormati di sepak bola Polandia telah memberikan pendapatnya tentang hal ini. Boniek telah membahas opsi yang tersedia bagi sang penyerang Barcelona jika ia memutuskan untuk hengkang.

Boniek pertama-tama membahas tahap karier Lewandowski saat ini, dan menawarkan penilaian yang realistis namun penuh hormat tentang perkembangannya.

“Ini adalah proses yang tak terhindarkan. Robert berusia 37 tahun dan telah sedikit menua. Selama dia terus bermain sepak bola, dia akan mencetak gol, tetapi dia bukan pemain yang sama seperti beberapa tahun yang lalu," katanya.

“Sang kapten menua dengan bermartabat, dan saya berharap melihatnya di Amerika Serikat atau di negara Arab musim depan. Dia akan bermain dua tahun lagi untuk mendapatkan uang tambahan,” kata Boniek seperti dikutip oleh Mundo Deportivo.

Berita video spotlight kali ini membahas tentang empat klub disebut masuk radar untuk merekrut Robert Lewandowski musim depan.

Minat dari Klub MLS

Menariknya, komentar ini sangat selaras dengan spekulasi yang berkembang seputar masa depan Lewandowski, terutama di tengah minat dari luar negeri.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Chicago Fire baru-baru ini mengadakan pertemuan di Barcelona dengan sang striker dan agennya, Pini Zahavi, yang memperkuat gagasan bahwa Major League Soccer bisa menjadi pilihan yang nyata.

Boniek juga menanggapi rumor yang menghubungkan Lewandowski dengan kemungkinan pindah ke Italia, tetapi dia jauh lebih skeptis tentang skenario itu.

Tantangan Tersendiri Buat Lewandowski

Mengacu pada pengalamannya sendiri sebagai bintang Juventus dan AS Roma, mantan striker itu menjelaskan mengapa Serie A akan menghadirkan tantangan yang berbeda.

“Jika dia berakhir di San Siro, dia akan mengalami masalah. Bermain di Italia lebih sulit daripada di Spanyol. Menurut pendapat saya, penandatanganannya untuk Milan tampaknya tidak mungkin, terutama karena orang Italia tidak membayar sebanyak orang Spanyol," ujarnya.

“Milan memiliki Luka Modric, yang berusia 40 tahun, di lini tengah, tetapi menjadi penyerang tengah di Serie A berarti terus-menerus berbenturan dengan bek tengah setinggi 190 cm, menyikut, dan melakukan pelanggaran. Saya tidak tahu apakah itu akan menjadi tantangan bagi Robert.”

Pujian Boniek untuk Pemain Barcelona

Meskipun realistis tentang usia dan langkah masa depannya, Boniek sangat mengagumi warisan Lewandowski. Ia menyimpulkan dengan memuji tempat striker Barcelona itu dalam sejarah dan dampaknya yang abadi pada sepak bola Polandia.

“Dia tidak diragukan lagi adalah salah satu yang terbaik, dan bagi sebagian orang, pemain sepak bola Polandia terbaik dalam sejarah, yang telah menghasilkan banyak emosi positif di antara para penggemar.

“Dan dia akan menjadi pemimpin dalam statistik ini selama 100 tahun ke depan. Dia telah menjadi pemain yang luar biasa dan akan dapat bermain untuk beberapa waktu lagi,” pungkasnya.

Achmad Yani Yustiawan, ThomasTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |