Calon Presiden Barcelona Marc Ciria Bawa-Bawa Lionel Messi Jadi Senjata Kampanye

2 weeks ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Suhu politik internal Barcelona kian memanas jelang pemilihan presiden klub yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret mendatang. Salah satu kandidat, Marc Ciria, berhasil mencuri perhatian publik dengan membentangkan spanduk raksasa bergambar Lionel Messi di pusat kota Barcelona. Langkah ini dinilai sebagai strategi kampanye yang cerdik untuk menarik simpati pemilih dan sekaligus menyindir presiden petahana, Joan Laporta.

Spanduk tersebut menampilkan gambar ikonik Lionel Messi yang sedang mengangkat jersey Barcelona di hadapan penonton Santiago Bernabeu pada tahun 2017, setelah mencetak gol penentu kemenangan melawan Real Madrid. Tidak hanya itu, spanduk tersebut juga menyertakan slogan "Ganes de tornar-te a veure" yang berarti "Tak sabar ingin bertemu lagi" atau "Senang bertemu lagi dengan Anda".

Slogan ini pernah digunakan oleh Joan Laporta dalam kampanye pemilihannya sebelumnya, menambah nuansa sindiran halus dalam strategi Ciria.

Pemasangan spanduk raksasa Lionel Messi ini merupakan bagian dari upaya Marc Ciria untuk menantang Joan Laporta dalam perebutan kursi presiden Barcelona. Ciria memusatkan kampanyenya pada sosok Lionel Messi, yang hubungannya dengan Laporta sedikit retak sejak kepergian sang bintang dari Barcelona pada tahun 2021.

Ciria melihat situasi ini sebagai peluang untuk meraih keuntungan politik dan mengisyaratkan keinginan kuatnya untuk membawa kembali Messi ke Camp Nou.

Spanduk Messi: Simbol Kampanye dan Sindiran Halus

Spanduk raksasa yang dipasang oleh tim kampanye Marc Ciria pada Rabu (18/2/2026) di pusat kota Barcelona tidak hanya menampilkan gambar ikonik Lionel Messi, tetapi juga dilengkapi dengan kode QR. Kode ini memungkinkan para penggemar untuk mengirimkan pesan video dukungan kepada Messi, menunjukkan upaya Ciria untuk melibatkan basis penggemar secara langsung.

Slogan "Ganes de tornar-te a veure" yang tertera pada spanduk tersebut memiliki makna mendalam, yaitu "Tak sabar untuk bertemu denganmu lagi". Pemilihan slogan ini bukan tanpa alasan, sebab frasa tersebut pernah digunakan oleh Joan Laporta dalam kampanye sebelumnya, menjadikannya sindiran halus yang menyoroti janji-janji masa lalu.

Ciria menjelaskan bahwa pemasangan spanduk ini adalah bentuk penghormatan kepada Messi, yang menurutnya tidak diterima saat ia meninggalkan klub pada tahun 2021. Ia berharap spanduk tersebut dapat memenuhi hal itu dan menunjukkan kepada Messi bahwa ada banyak suara yang menginginkannya kembali, tidak hanya satu.

Marc Ciria secara terbuka menyatakan keinginannya untuk membawa kembali Lionel Messi ke Barcelona, bahkan menyebut hubungan Messi dan Barca idealnya seperti Michael Jordan dengan Nike, melampaui urusan teknis dan masuk ke ranah komersial serta institusional. Ia berpendapat bahwa salah satu kesalahan strategis terbesar dalam sejarah klub adalah melepaskan Lionel Messi pada tahun 2021. Ciria ingin Messi kembali dengan terhormat dan dengan struktur yang kuat, bukan secara diam-diam. Ia melihat retaknya hubungan antara Messi dan Laporta sebagai celah untuk meraih keuntungan politik dalam pemilihan presiden. Fokus kampanye Ciria pada sosok Messi merupakan upaya untuk menyoroti kegagalan kepemimpinan Laporta dalam mempertahankan sang megabintang. Dengan menjadikan Messi sebagai komoditas utama, Ciria berharap dapat menarik perhatian pemilih yang merindukan kehadiran Messi di Camp Nou.

Read Entire Article
Bisnis | Football |