Chelsea Percaya Diri Tetap Main di Stamford Bridge Saat Hadapi PSG di Liga Champions

5 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Klub raksasa Inggris, Chelsea, optimistis tetap bisa memainkan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di kandang sendiri, Stamford Bridge, meski muncul kekhawatiran terkait pengamanan di Kota London.

The Blues sejatinya berhak menjadi tuan rumah pada leg kedua setelah finis di delapan besar fase liga. Status tersebut memberi keuntungan signifikan karena mereka akan menjalani laga penentuan di hadapan publik sendiri.

Namun, regulasi dari UEFA membuka kemungkinan perubahan jadwal atau pembalikan tuan rumah jika ada pertimbangan keamanan. Situasi ini muncul karena tiga klub London, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur, sama-sama finis di delapan besar dan berhak menggelar leg kedua di kandang pada 17 atau 18 Maret mendatang.

Potensi Bentrok Jadwal di London

Mengacu pada prinsip umum UEFA, pertandingan klub tidak boleh digelar di stadion yang sama, kota yang sama, atau dalam radius 50 kilometer pada waktu yang berdekatan apabila berpotensi menimbulkan persoalan keamanan.

Artinya, otoritas setempat harus mempertimbangkan beban pengamanan jika ketiga klub London tersebut bermain di kandang dalam pekan yang sama, bahkan berpotensi dua laga dalam satu malam.

Kepolisian Metropolitan London (Metropolitan Police) akan menghadapi tantangan besar jika harus mengawal tiga pertandingan Liga Champions sekaligus dalam satu pekan. Apabila pihak kepolisian menilai situasi itu terlalu berisiko, maka salah satu klub terpaksa mengalah.

Dalam skenario tersebut, Chelsea berada dalam posisi paling rentan. Pasalnya, dibanding Arsenal dan Tottenham, The Blues finis di posisi paling rendah di antara trio London tersebut pada fase liga.

Konsekuensinya bisa cukup berat: mencari stadion netral atau bahkan, dalam kondisi luar biasa, membalik status kandang-tandang dan memainkan leg pertama di Stamford Bridge, yang jelas mengurangi keuntungan strategis mereka.

Chelsea Tetap Optimistis

Meski demikian, sejumlah sumber menyebutkan bahwa Chelsea diyakini tetap akan diizinkan bermain di Stamford Bridge, meskipun berbarengan dengan laga kandang Arsenal atau Tottenham di malam yang sama. Kepastian detail jadwal resmi babak 16 besar akan diumumkan dalam waktu dekat oleh UEFA.

Di luar isu keamanan, tantangan besar sudah menanti Chelsea di atas lapangan. Mereka tergabung di bagan yang lebih berat. Jika mampu menyingkirkan PSG, Chelsea berpotensi menghadapi pemenang duel antara Liverpool dan Galatasaray di perempat final.

Tak berhenti di situ, jalur semifinal juga dipenuhi tim elite Eropa seperti Manchester City, Real Madrid, Bayern Munich, atau Atalanta.

Sementara itu, Arsenal dan Tottenham berada di separuh undian yang berbeda dan berpeluang saling berhadapan di babak semifinal, membuka kemungkinan derby London di panggung empat besar Eropa.

Barcelona Hadapi Newcastle di 16 Besar Liga Champions, Hansi Flick: Kami Tak Boleh Jemawa

Read Entire Article
Bisnis | Football |