Cooper Flagg Jadi Rookie of the Year NBA 2026 Setelah Kalahkan Mantan Rekan Setimnya di Duke

6 days ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Bintang muda Dallas Mavericks, Cooper Flagg, resmi dinobatkan sebagai NBA Rookie of the Year untuk musim 2025/2026. Pengumuman prestisius ini disampaikan pada hari Senin, 27 April 2026, menandai pengakuan atas performa gemilangnya di lapangan basket profesional. Flagg berhasil mencuri perhatian dengan kemampuan serba bisanya yang luar biasa, menjadikannya salah satu talenta paling menjanjikan di liga.

Penghargaan ini tidak diraih dengan mudah, mengingat Flagg harus bersaing ketat dengan mantan rekan setimnya di Duke, Kon Knueppel dari Charlotte Hornets. Persaingan sengit antara kedua pemain ini menjadi salah satu sorotan utama sepanjang musim, dengan selisih poin voting yang sangat tipis. Keberhasilan Flagg menempatkannya dalam jajaran elite pemain muda yang telah membuat dampak signifikan di awal karier NBA mereka.

Dengan raihan ini, Flagg tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai pilihan keseluruhan No. 1 dalam draf 2025, tetapi juga membuktikan ekspektasi tinggi yang disematkan kepadanya. Perjalanan Flagg dari pemain perguruan tinggi berprestasi hingga menjadi Rookie of the Year NBA adalah kisah inspiratif tentang dedikasi dan bakat luar biasa. Ini menjadi awal yang menjanjikan bagi kariernya di liga basket paling bergengsi di dunia.

Perjalanan Gemilang Cooper Flagg Menuju Rookie of the Year

Cooper Flagg, forward andalan Dallas Mavericks, secara resmi dinobatkan sebagai NBA Rookie of the Year musim 2025/2026. Pengumuman ini dilakukan pada Senin, 27 April 2026, setelah Flagg menunjukkan performa konsisten dan dominan sepanjang musim reguler. Ia berhasil menarik perhatian panel global yang terdiri dari 100 jurnalis dan penyiar media, mengamankan 56 suara tempat pertama atau total 412 poin.

Dalam persaingan ketat, Flagg mengungguli Kon Knueppel dari Charlotte Hornets, yang merupakan mantan rekan setimnya di Duke. Knueppel menempati posisi kedua dengan 44 suara tempat pertama dan total 386 poin, menunjukkan betapa sengitnya perebutan penghargaan ini. Sementara itu, VJ Edgecombe dari Philadelphia berada di posisi ketiga dengan perolehan 96 poin dari proses voting.

Selisih 26 poin dalam pemungutan suara antara Flagg dan Knueppel tercatat sebagai selisih terkecil kedua antara dua finalis teratas dalam sejarah penghargaan Rookie of the Year. Data ini dihitung sejak format pemungutan suara saat ini dimulai pada musim 2002-03. Hal tersebut menegaskan bahwa keputusan untuk menobatkan Flagg sebagai pemenang didasarkan pada margin yang sangat tipis dan perdebatan yang intens di kalangan para pemilih.

Sebagai pilihan keseluruhan No. 1 dalam draf 2025 dan pemain termuda di liga, Cooper Flagg menunjukkan performa yang melampaui ekspektasi. Ia memimpin semua rookie yang memenuhi syarat dengan rata-rata 21,0 poin per pertandingan, sebuah pencapaian yang luar biasa di musim debutnya. Kontribusi Flagg tidak hanya terbatas pada mencetak poin, melainkan juga meliputi berbagai aspek permainan. Sepanjang 70 pertandingan yang semuanya dimulai sebagai starter, Flagg rata-rata mencatatkan 6,7 rebound, 4,5 assist, dan 1,2 steal dalam 33,5 menit bermain. Statistik serba bisa ini menempatkannya dalam kategori pemain langka. Flagg menjadi rookie pertama sejak Michael Jordan pada musim 1984-85 yang memimpin timnya dalam total poin, rebound, assist, dan steal, sebuah perbandingan yang menyoroti kehebatannya. Lebih lanjut, Flagg adalah salah satu dari hanya tiga pemain dalam 45 tahun terakhir, bersama dengan Jordan dan Luka Doncic, yang berhasil mencetak rata-rata setidaknya 20 poin, enam assist, dan empat rebound per pertandingan sebagai rookie. Ia juga mencetak rekor sebagai remaja pertama yang berhasil mencetak 50 poin dalam satu pertandingan NBA, dengan 51 poin melawan Orlando Magic. Flagg bahkan sebelumnya memecahkan rekornya sendiri dengan 49 poin saat berhadapan dengan Knueppel dan Hornets pada bulan Januari. Pencapaian ini semakin istimewa karena Flagg juga tercatat sebagai pemain termuda kedua yang pernah memenangkan penghargaan Rookie of the Year, hanya kalah dari legenda NBA, LeBron James. Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Flagg untuk menjadi salah satu bintang besar di masa depan.

Read Entire Article
Bisnis | Football |