Cristian Chivu Apresiasi Komitmen Inter Usai Ditahan Como

2 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Cristian Chivu menilai Inter Milan menunjukkan komitmen tinggi saat bermain imbang 0 0 melawan Como pada leg pertama semifinal Coppa Italia. Laga berlangsung di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berjalan ketat dengan peluang yang terbatas dari kedua tim. Inter unggul dalam penguasaan bola, tetapi Como tampil disiplin di bawah arahan Cesc Fabregas.

Hasil tanpa gol membuat peluang lolos ke final masih terbuka lebar. Inter akan gantian menjamu Como di Giuseppe Meazza pada leg kedua akhir April mendatang.

Chivu mengungkapkan timnya harus beradaptasi dengan situasi dan pendekatan taktik baru. Ia menilai upaya para pemain layak mendapat apresiasi.

Komitmen dan Kemampuan Membaca Momen

Inter harus melakukan sejumlah penyesuaian dalam pertandingan tersebut. Chivu menerapkan skema yang belum pernah digunakan musim ini dengan dua gelandang serang di belakang penyerang.

Menurutnya, tim berusaha menyesuaikan cara bertahan dan melakukan tekanan. Namun, ada beberapa detail yang masih perlu diperbaiki, terutama dalam menutup pergerakan lawan.

"Kami memiliki beberapa masalah yang harus diatasi dan harus melakukan perubahan, bermain dengan dua gelandang serang di belakang penyerang untuk pertama kalinya musim ini," ujar Chivu.

"Kami mencoba beradaptasi dengan menyesuaikan cara bertahan di area sendiri dan melakukan tekanan satu lawan satu di area mereka, tetapi kami sedikit lambat saat wing back menutup bek kiri mereka. Mereka juga menyulitkan kami karena para penyerang mereka turun membantu penguasaan bola. Mereka kompak, cepat, dan memiliki teknik yang baik.

"Kami cukup baik dalam memahami apa yang perlu dilakukan, dan kami juga sedikit beruntung. Namun, melihat usaha dan waktu persiapan yang terbatas, saya pikir penampilan ini berkat para pemain.

"Mereka cepat memahami permainan dan benar benar terlibat, menyadari bahwa pada saat tertentu kami harus menerima penguasaan bola Como. Mereka adalah tim yang bisa melakukan banyak hal," lanjut Chivu.

Semua Masih Terbuka di Leg Kedua

Chivu juga menjelaskan keputusan membagi menit bermain dua penyerangnya dalam laga tersebut. Ia menyebut tim harus memaksimalkan situasi yang ada meski bukan penampilan khas Inter.

Pertandingan dinilai berlangsung hati hati dari kedua tim dengan minim ruang terbuka. Inter pun harus menghadapi pendekatan bertahan lima pemain dari Como saat tidak menguasai bola. "Hari ini kami memiliki dua penyerang dan kami memutuskan membagi menit bermain mereka. Kami harus memanfaatkan situasi sebaik mungkin, dan para pemain mampu membaca kesulitan serta memahami apa yang bisa dan harus dilakukan, meski itu bukan penampilan khas Inter dan bukan pertandingan yang paling menarik untuk ditonton. Itu pertandingan yang hati hati dari kedua tim," kata Chivu. "Saat tidak menguasai bola, mereka beralih ke pertahanan lima pemain dan permainan tidak terlalu mengalir karena tidak ada celah yang tepat. Mereka mencoba memancing kami dan menciptakan ruang untuk pergerakan dari lini kedua. "Bagi kami, itu tidak mudah karena ini pertama kalinya kami bermain dengan dua gelandang bertahan dan dua gelandang serang di belakang penyerang yang bukan dalam peran biasanya. Semua masih terbuka pada leg kedua. Untuk derby, saya belum tahu apa yang akan kami lakukan, tetapi kami memiliki empat hari untuk mempersiapkannya dengan baik," tutup Chivu. Sumber: Inter

Read Entire Article
Bisnis | Football |