Deretan Marathon Dunia yang Usung Misi Keberlanjutan untuk Masa Depan Bumi yang Lebih Baik

2 months ago 27

Liputan6.com, Jakarta - Dalam dunia olahraga lari jarak jauh, marathon kini tak lagi sekadar ajang untuk menguji daya tahan tubuh atau meraih catatan waktu terbaik. Di balik semangat kompetitif para pelari, tumbuh pula kesadaran baru tentang pentingnya menjaga bumi yang menjadi lintasan mereka berlari. Energi, semangat, dan keringat yang tercurah di setiap kilometer kini disatukan dengan nilai keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Banyak penyelenggara marathon internasional mulai berpacu di lintasan yang berbeda, yaitu menuju masa depan yang lebih hijau. Melalui berbagai inisiatif ramah lingkungan, seperti pengurangan sampah plastik, penggunaan energi terbarukan, hingga kalkulator karbon untuk menghitung jejak emisi, mereka menunjukkan bahwa olahraga juga bisa menjadi bagian dari solusi perubahan iklim. Yuk, simak deretan marathon dunia yang berlari seiring misi hijau ini!

Berlin Marathon yang Berkomitmen pada Prinsip Sustainability

Berlin Marathon mengambil posisi sebagai pelopor dalam praktek keberlanjutan bagi acara lari jarak jauh. Sebagai contoh, mereka merencanakan rute lomba dengan memperhatikan dampak lingkungan, dengan meminimalkan kemacetan kendaraan support sehingga emisi bisa ditekan. 

Lebih dari itu, Berlin Marathon mendorong penonton dan peserta untuk menggunakan transportasi publik, sepeda atau berjalan kaki ke lokasi acara, dan menyediakan bus atau shuttle yang menggunakan energi terbarukan. Bahkan, botol air sekali pakai mulai dikurangi secara signifikan dan diganti dengan sistem isi ulang di beberapa titik. Semangat “Run for a Cleaner Planet” benar-benar terasa di setiap garis lintasan Berlin.

Tokyo Marathon yang Melakukan Inisiatif Eco Friendly

Tokyo Marathon turut mengambil langkah ekologi yang nyata. Salah satunya adalah menggandeng opsi nutrisi yang lebih ramah lingkungan seperti gel energi berbasis tanaman dan penggunaan gelas atau cangkir biodegradable di area bantuan air/minum. 

Selain itu, pelari dan penonton didorong untuk memakai transportasi umum atau sepeda, dan event signage serta merchandise dibuat dari bahan yang dapat didaur ulang. Inisiatif kecil ini menjadi bukti bahwa Jepang tak hanya unggul dalam kecepatan pelarinya, tapi juga dalam kecepatan adaptasi terhadap gerakan hijau global.

London Marathon dengan Berbagai Program Hijau

London Marathon mengambil aspek pengurangan limbah sebagai inti komitmennya. Mereka mengimplementasikan program daur ulang yang luas. Mulai dari peserta dan penonton diminta memilah sampah (plastik, kertas, kompos) melalui bin yang sudah disediakan. 

Selain itu, London Marathon mengoptimalkan penggunaan air di stasiun hidrasi, mengganti botol plastik sekali pakai menjadi alternatif yang dapat digunakan ulang, sekaligus meminimalkan penggunaan air sambil tetap menjaga kenyamanan pelari. Lewat langkah-langkah ini, London Marathon menunjukkan bahwa acara olahraga besar bisa berjalan dengan footprint lingkungan yang lebih bersih.

Maybank Marathon 2025

Tak hanya di level dunia, semangat keberlanjutan juga merambah ke Asia Tenggara, salah satunya lewat Maybank Marathon 2025 di Bali. Ajang yang dikenal dengan rute eksotis melewati area pedesaan dan pantai ini, kini memperkuat komitmennya pada konsep Green Marathon. Untuk edisi 2025, panitia mengumumkan penerapan carbon calculator untuk memetakan emisi dari transportasi, konsumsi energi, hingga penggunaan material promosi.

Selain itu, Maybank Marathon juga menjalin kerja sama dengan komunitas lokal dalam program penanaman pohon dan pengelolaan sampah pasca lomba. Setiap pelari yang berpartisipasi akan mendapatkan laporan estimasi jejak karbon pribadi mereka serta tips menguranginya. Dengan begitu, pelari tak hanya membawa pulang medali, tetapi juga kesadaran bahwa olahraga bisa menjadi bagian dari solusi menjaga keberlanjutan lingkungan. 

Melanjutkan komitmen tersebut, Maybank Marathon 2026 akan kembali hadir dengan misi keberlanjutan yang sama, memperluas inisiatif hijau, memperkuat kolaborasi komunitas, dan mendorong lebih banyak pelari untuk berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan.

Gerakan hijau dalam dunia marathon menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi wadah perubahan positif. Dari Berlin hingga Bali, para penyelenggara dan pelari sama-sama membuktikan bahwa setiap langkah kecil bisa berarti besar untuk keberlanjutan bumi.

Marathon bukan lagi sekadar tentang garis start dan finish, tapi tentang perjalanan menuju masa depan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan. Karena pada akhirnya, bumi adalah lintasan terpanjang yang perlu dijaga bersama.

(*)

Read Entire Article
Bisnis | Football |