Didepak dari Manchester United, Amorim Kini Didukung Latih Klub Liga Inggris Lainnya

1 month ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Ruben Amorim kembali menjadi sorotan hanya sepekan setelah ia resmi didepak Manchester United. Pelatih asal Portugal itu kini ramai dikaitkan dengan kemungkinan tetap berkarier di Premier League.

Spekulasi semakin liar karena Amorim disebut tidak ingin kembali ke Portugal dalam waktu dekat. Beberapa klub papan atas Inggris dikabarkan memantau situasinya dengan serius.

Tottenham Hotspur muncul sebagai salah satu destinasi yang mengejutkan. Posisi Thomas Frank di kursi manajer Spurs kian goyah di tengah performa tim yang tidak stabil.

Situasi ini memunculkan banyak opini dari mantan pemain, termasuk legenda Inggris dan eks bek Spurs, Sol Campbell. Ia secara terbuka menyebut Amorim sebagai kandidat ideal untuk Tottenham.

Campbell Dukung Amorim Gantikan Frank di Tottenham

Sol Campbell menilai Ruben Amorim memiliki profil yang sangat cocok untuk menangani Tottenham. Menurutnya, Spurs membutuhkan sosok manajer dengan karakter kuat dan pengalaman di level tinggi.

Campbell juga meyakini bahwa Amorim tidak akan lama menganggur setelah kepergiannya dari Manchester United. Pelatih berusia 40 tahun itu dinilai masih punya nilai jual tinggi di Liga Inggris.

Ia bahkan menyebut peluang pembicaraan antara Tottenham dan Amorim sangat terbuka. Campbell menilai proses tersebut bisa saja sudah berjalan di balik layar.

Ketika ditanya siapa manajer ideal untuk menggantikan Thomas Frank, Campbell mengatakan kepada Sky Bet, via Goal: "Ruben Amorim." "Mereka akan mengawasinya. Mereka mungkin sedang berbicara dengannya sekarang, itu tidak akan mengejutkan saya."

"Saya rasa ia tidak akan kembali ke Portugal. Tottenham akan berbicara dengannya untuk melihat apakah ada situasi yang terjadi - akan ada orang-orang yang berbicara di balik layar," sambungnya.

Penilaian Campbell terhadap Situasi Thomas Frank

Campbell tidak menutup mata terhadap kualitas Thomas Frank sebagai pelatih. Ia menegaskan bahwa pelatih asal Denmark itu punya reputasi bagus saat menangani Brentford.

Namun, menurut Campbell, tantangan di Tottenham sangat berbeda. Tekanan besar dan ekspektasi tinggi membuat situasi Frank jauh lebih sulit dibandingkan klub sebelumnya.

Ia menilai manajemen Spurs wajar jika mulai melirik opsi lain. Hal tersebut dianggap sebagai bagian dari dinamika klub besar yang menuntut hasil instan.

Lanjut baca

Campbell menambahkan: "Thomas Frank adalah manajer top, tetapi ia tidak lagi di Brentford - ini berbeda. Tottenham adalah klub besar dan orang-orang menuntut. Mereka menginginkan kesuksesan dan mereka ingin terus maju dengan cara yang sukses." "Jadi, saya tidak akan terkejut jika mereka sedang berbicara dengan manajer lain. Terkadang Anda tidak perlu menang, tetapi jika Anda bisa menunjukkan performa yang bagus dan menunjukkan bahwa Anda bergerak ke arah yang benar, itu bisa membantu."

Read Entire Article
Bisnis | Football |