Dortmund vs Inter Milan: Nerazzurri Menolak Kalah 4 Laga Beruntun

1 month ago 28

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan menghadapi laga penentuan saat bertandang ke markas Borussia Dortmund pada matchday ke-8 Liga Champions 2025/2026, Kamis (29/1) dini hari WIB. Duel di Signal Iduna Park ini menjadi ujian besar bagi Nerazzurri yang ingin menjaga peluang lolos langsung ke babak 16 Besar.

Situasi klasemen membuat pertandingan ini bernilai tinggi. Inter Milan berada di peringkat ke-14 dengan raihan 12 poin, hanya unggul satu angka dari Dortmund yang menempati posisi ke-16. Selisih tipis ini menegaskan bahwa satu hasil bisa mengubah peta persaingan secara signifikan.

Baik Inter maupun Dortmund masih memiliki kans untuk menembus delapan besar klasemen fase liga. Syaratnya jelas: meraih kemenangan sambil berharap hasil dari laga lain berpihak kepada mereka.

Di tengah tekanan tersebut, Inter Milan datang dengan tekad kuat. Pelatih Cristian Chivu menegaskan ambisi timnya untuk tampil agresif dan mendominasi, meski harus menghadapi sejumlah keterbatasan dalam komposisi pemain.

Inter Menolak Kalah Beruntun

Cristian Chivu memastikan Inter tidak datang ke Jerman hanya untuk bertahan. Ia menegaskan Nerazzurri akan mengusung mentalitas menyerang demi meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan.

“Ini kompetisi yang berbeda dari Serie A, dan kami tertinggal jauh. Awalnya kami tampil lebih baik dari yang diharapkan, kemudian mempersulit diri sendiri dan situasinya sekarang tidak ideal,” kata Chivu dikutip dari Sky Sport Italia.

Pernyataan tersebut menggambarkan perjalanan Inter di Liga Champions musim ini. Nerazzurri sempat tampil impresif dengan empat kemenangan beruntun, tetapi kemudian terpuruk setelah menelan tiga kekalahan berturut-turut dari Atletico Madrid, Liverpool, dan Arsenal.

“Sekarang kami ingin menampilkan performa terbaik untuk meraih hasil yang selama ini kurang kami dapatkan," tegasnya.

Ancaman Play-off dan Tantangan Signal Iduna Park

Posisi Inter yang terlempar dari delapan besar membuat ancaman babak play-off semakin nyata. Jika gagal naik peringkat, Inter harus menjalani dua pertandingan tambahan pada Februari, skenario yang jelas tidak diinginkan klub.

Meski demikian, Chivu menegaskan pendekatan timnya tidak akan berubah. Fokus utama tetap pada kemenangan dan dominasi permainan, tanpa terlalu memikirkan hasil akhir klasemen sebelum laga selesai.

“Kami akan memiliki mentalitas yang sama seperti biasanya, melangkah ke lapangan untuk menang dan mendominasi, lalu pada peluit akhir kita akan melihat di mana posisi kita,” kata Chivu.

"Borussia Dortmund memiliki tradisi yang kuat di Eropa, sebagai salah satu tim papan atas, dan jujur saja hanya sedikit lawan yang berhasil menang di stadion ini. Kami akan mencoba melakukan yang terbaik untuk membawa pulang hasil yang baik," ucap Chivu.

Sumber: Football Italia

Lanjut Baca:

Monaco vs Juventus: Luciano Spalletti Siapkan Perubahan Besar di Lini Depan

Read Entire Article
Bisnis | Football |