Endrick Bangkit di Lyon, Akui Sulitnya Menembus Skuad Real Madrid

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Performa Endrick musim ini bak dua sisi mata uang. Penyerang muda asal Brasil itu sempat mengalami masa sulit bersama Real Madrid, sebelum akhirnya menemukan kembali performa terbaiknya saat dipinjamkan ke Olympique Lyonnais pada bursa transfer musim dingin.

Sejak bergabung dengan klub Ligue 1 tersebut, Endrick tampil lebih konsisten dan mulai menunjukkan potensi besar yang sebelumnya sulit terlihat di Santiago Bernabeu.

Dalam wawancara dengan WinWin yang dikutip Marca, Endrick mengungkapkan bahwa perbedaan menit bermain menjadi faktor krusial dalam kebangkitannya.

“Rangkaian pertandingan sangat penting. Bermain 90 atau 60 menit tentu berbeda dengan hanya tampil 15 atau 30 menit. Itu memberi saya ruang untuk mengambil lebih banyak risiko dan mengurangi tekanan untuk melakukan kesalahan,” ujar pemain berusia 18 tahun tersebut.

Ia juga mengakui bahwa proses kepindahannya ke Lyon tidak terjadi begitu saja. Direktur olahraga klub serta pelatih Paulo Fonseca memainkan peran besar dalam meyakinkannya.

“Mereka banyak berbicara dengan saya sebelum saya memutuskan. Saya mendapatkan kepercayaan besar. Saya tahu akan punya lebih banyak kesempatan bermain, tapi dengan tuntutan yang juga tinggi,” tambahnya.

Fokus di Lyon, Tetap Hormati Real Madrid

Meski tengah menikmati masa positif di Prancis, Endrick memastikan masa depannya masih bersama Real Madrid. Ia dijadwalkan kembali ke klub raksasa Spanyol itu pada musim panas mendatang.

Namun, untuk saat ini, fokus utamanya tetap di Lyon.

“Saya belum berbicara dengan pelatih baru. Saya fokus di Lyon. Saya tetap mendukung Real Madrid di Liga Champions, tapi sekarang saya sepenuhnya berkomitmen di sini,” tegasnya.

Endrick juga tidak menutup mata terhadap ketatnya persaingan di Los Blancos. Ia menyebut Real Madrid sebagai klub dengan standar tertinggi di dunia.

“Real Madrid adalah klub dengan gelar terbanyak di dunia. Sangat sulit bagi siapa pun untuk bermain di sana, baik pemain muda maupun senior. Mereka selalu mencari talenta baru dan fans ingin melihat mereka segera bermain, tapi itu tidak selalu mudah,” jelasnya.

Peran Besar Ancelotti dalam Perkembangannya

Dalam kesempatan yang sama, Endrick turut menyoroti sosok Carlo Ancelotti yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan kariernya.

Meski kini tidak lagi bekerja setiap hari di level klub, Endrick tetap merasakan dampak positif dari arahan pelatih asal Italia tersebut, yang kini menangani tim nasional Brasil.

“Saya belajar banyak darinya di Real Madrid. Saya mencetak gol di berbagai kompetisi saat bekerja bersamanya. Sekarang situasinya berbeda karena tidak bertemu setiap hari, tapi saya yakin kami bisa melakukan hal-hal baik bersama,” pungkasnya.

Kebangkitan Endrick di Lyon menjadi sinyal positif jelang kepulangannya ke Madrid. Dengan jam terbang yang semakin matang, ia berpeluang kembali bersaing untuk mendapatkan tempat di skuad utama Los Blancos musim depan.

Juventus Buka Pembicaraan dengan Mateo Retegui, Milan Tak Mau Kalah

Read Entire Article
Bisnis | Football |