Florian Wirtz Bakal Dihantam Kritik Lebih Kejam di Bayern Munchen daripada di Liverpool

2 months ago 25

Liputan6.com, Jakarta - Kepindahan Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen ke Liverpool menjadi salah satu transfer terbesar dan paling menyita perhatian musim panas lalu. Gelandang muda Jerman itu memilih Anfield meski diminati Bayern Munchen dan Manchester City.

Liverpool menebus Wirtz dengan mahar fantastis senilai £116 juta pada Juni lalu. Harga mahal itu langsung membebani sang pemain dengan ekspektasi besar sejak hari pertama.

Namun, awal karier Wirtz di Merseyside tidak berjalan mulus seperti yang dibayangkan. Ia kesulitan memberikan dampak instan di bawah arahan Arne Slot.

Di tengah sorotan tersebut, Thomas Muller ikut angkat bicara soal situasi kompatriotnya itu. Legenda Jerman tersebut bahkan menyebut tekanan di Bayern akan jauh lebih kejam dibandingkan Liverpool.

Masa Adaptasi Berat Florian Wirtz di Liverpool

Florian Wirtz memang belum sepenuhnya menemukan ritme terbaiknya bersama Liverpool. Pemain berusia 22 tahun itu gagal mencetak gol dalam 22 penampilan di semua kompetisi.

Performa tersebut membuat Wirtz kerap menjadi bahan pembicaraan media Inggris. Namun, Muller menilai kondisi itu masih wajar mengingat Wirtz sedang beradaptasi dengan sepak bola Inggris.

Menurut Muller, tantangan utama Wirtz adalah perbedaan gaya permainan antara Bundesliga dan Premier League. Intensitas tinggi dan tempo cepat menjadi ujian yang tidak mudah bagi pemain muda.

"Ambil contoh Flo Wirtz, yang mengambil langkah internasional dengan kepindahannya ke Liverpool. Di Bayern, ia pasti akan lebih mudah beradaptasi dengan permainan, karena ia akan tetap berada di liga yang sama," ucapnya pada media Jerman, SZ, via Goal.

Tekanan Media Jerman Dinilai Jauh Lebih Brutal

Thomas Muller menegaskan bahwa tekanan di Bayern Munich berada di level yang berbeda. Sorotan media di klub raksasa Jerman itu disebutnya nyaris tanpa jeda.

Ia membandingkan situasi Wirtz di Liverpool dengan kemungkinan yang akan dihadapi jika memilih Bayern. Muller yakin kritik yang diterima Wirtz akan jauh lebih keras di Munich.

Sebagai mantan ikon Bayern, Muller mengaku sangat memahami dinamika tersebut. Setiap performa buruk akan langsung menjadi bahan evaluasi publik dan media setiap hari.

"Memang benar [ia sedang kesulitan]. Tapi itu tidak sebanding dengan perhatian media yang Anda dapatkan sebagai pemain ketika keadaan tidak berjalan baik di FC Bayern. Anda menjadi sorotan setiap hari. Sebagai pemain asing, Anda tidak banyak dibicarakan!"

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |