Gennaro Gattuso Pastikan Alessandro Bastoni Tetap Jadi Pilar Timnas Italia

2 weeks ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Kontroversi Alessandro Bastoni pada laga pekan ke-25 Serie A 2025/2026 tak membuat Gennaro Gattuso mencoretnya dari daftar pemain Timnas Italia. Bek Inter Milan itu disorot tajam usai insiden dengan Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia kontra Juventus.

Bastoni dinilai melakukan diving yang berujung kartu kuning kedua bagi Kalulu. Situasi semakin memanas karena sang bek merayakan keputusan tersebut secara emosional di hadapan publik San Siro.

Gelombang kritik pun bermunculan. Sebagian fans dan jurnalis Italia bahkan mendorong agar Bastoni dicoret dari skuad Timnas Italia sebagai bentuk sanksi moral.

Namun, laporan terbaru dari media Italia menyebut pelatih Gennaro Gattuso tidak terpengaruh oleh tekanan tersebut. Ia tetap memandang Bastoni sebagai bagian penting dari proyek Azzurri, terutama untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Gattuso Tak Goyah oleh Tekanan Publik

Sejumlah surat kabar olahraga Italia seperti Gazzetta dan Corriere dello Sport mengabarkan bahwa Gattuso tidak pernah mempertimbangkan untuk mencoret Bastoni. Bagi pelatih berkarakter keras itu, aspek teknis tetap menjadi prioritas utama.

Gattuso memahami kontroversi yang terjadi dalam laga Inter-Juventus. Namun, ia menilai insiden tersebut tidak cukup kuat untuk menghapus kontribusi Bastoni bagi tim nasional.

Secara taktis, Bastoni merupakan bek kiri dalam skema tiga bek yang krusial dalam transisi dan build-up. Kemampuannya membaca permainan dan distribusi bola menjadi nilai tambah yang sulit tergantikan.

Dengan pertimbangan tersebut, Gattuso memilih fokus pada kebutuhan tim. Ia tidak ingin keputusan emosional mengganggu stabilitas skuad menjelang agenda internasional penting.

Ujian Krusial Italia di Bulan Maret

Timnas Italia akan menghadapi laga semifinal play-off Piala Dunia melawan Northern Ireland national football team pada 26 Maret. Partai ini menjadi momen krusial bagi langkah Azzurri menuju putaran final.

Jika lolos, Italia akan berhadapan dengan pemenang antara Wales national football team atau Bosnia and Herzegovina national football team di final play-off.

Dalam konteks pertandingan berintensitas tinggi tersebut, pengalaman dan kualitas Bastoni tetap dibutuhkan. Selama berada dalam kondisi fit, ia diproyeksikan menjadi bagian integral skuad.

Keputusan Gattuso ini sekaligus menegaskan pendekatan profesionalnya. Kontroversi klub tidak otomatis menghapus peran seorang pemain di level internasional, terutama ketika tim nasional membutuhkan stabilitas dan kualitas terbaik di lini belakang.

Sumber: Football Italia

Psywar Dimulai, Jose Mourinho Wanti-wanti Kekuatan Raja Terluka Real Madrid

Read Entire Article
Bisnis | Football |