Liputan6.com, Jakarta - Penulis buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali menjadi sorotan setelah membagikan komentarnya terkait lonjakan harga emas di media sosial X pada 25 Januari 2026. Dalam unggahannya, Kiyosaki merayakan keberhasilan emas menembus level USD 5.000 per ounce dan mengulangi proyeksi jangka panjangnya yang jauh lebih tinggi.
Ia menulis:
“Emas melonjak di atas USD 5.000. Hore!!!! Masa depan emas USD 27.000.”
Dikutip dari bitcoin.com, Kamis (29/1/2026), unggahan tersebut muncul bertepatan dengan momen bersejarah ketika harga emas secara resmi menembus USD 5.000 pada 26 Januari 2026, untuk pertama kalinya. Pencapaian ini sekaligus menguatkan reputasi Kiyosaki sebagai investor yang sejak lama bersikap bullish terhadap aset lindung nilai.
Dalam berbagai pernyataan sebelumnya, Kiyosaki menjelaskan bahwa optimismenya terhadap emas didorong oleh kekhawatiran atas membengkaknya utang pemerintah, inflasi yang bertahan tinggi, serta apa yang ia sebut sebagai pencetakan mata uang fiat secara berlebihan. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi melemahkan nilai dolar AS dalam jangka panjang.
Saat artikel ini ditulis, harga emas tercatat bergerak di kisaran USD 5.005 per ounce, masih bertahan di dekat level tertinggi sepanjang masa.
Picu Perdebatan
Lebih jauh, Robert Kiyosaki mengaitkan target USD 27.000 per ounce dengan pandangan makroekonomi yang pernah disampaikan oleh ahli strategi makro Jim Rickards. Kiyosaki menyebut angka tersebut muncul dari skenario hipotetis kembalinya dolar AS ke sistem berbasis emas.
Dalam kerangka tersebut, harga emas dinilai harus mengalami penyesuaian besar untuk menyeimbangkan jumlah mata uang yang telah beredar di sistem keuangan global. Menurut Kiyosaki, tanpa penyesuaian harga emas yang signifikan, ketidakseimbangan moneter akan semakin membesar.
Meski demikian, proyeksi ekstrem ini terus memicu perdebatan di kalangan analis dan pelaku pasar. Sebagian pihak menilai target tersebut terlalu agresif, sementara lainnya melihatnya sebagai refleksi dari risiko sistemik jangka panjang yang kerap diabaikan pasar.
Kiyosaki sendiri dikenal konsisten menyuarakan pandangan yang berlawanan dengan arus utama, terutama terkait aset riil seperti emas dan perak, di tengah dominasi instrumen keuangan berbasis utang.
Perak Diprediksi Tembus USD 200 per Ounce
Tak hanya emas, Kiyosaki juga memiliki ekspektasi besar terhadap aset lainnya. Ia pernah menyebut harga perak berpotensi mencapai USD 200 per ounce, sementara bitcoin disebutnya bisa melonjak hingga USD 250.000. Menurut Kiyosaki, fluktuasi harga jangka pendek tidak memengaruhi strateginya dalam berinvestasi.
Dalam unggahan terpisah pada 23 Januari 2026, ia menegaskan bahwa keputusannya untuk terus mengoleksi emas, perak, bitcoin, dan ethereum didorong oleh meningkatnya utang Amerika Serikat serta melemahnya daya beli dolar, bukan oleh upaya membaca waktu pasar.
Meski harga emas telah mencapai rekor baru, target USD 27.000 masih berarti potensi kenaikan lebih dari lima kali lipat dari level saat ini.
Perbedaan yang cukup jauh ini membuat diskusi soal kelayakan, jangka waktu pencapaian, dan kemungkinan skenario moneter ekstrem terus bergulir di kalangan investor global.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1369939/original/076856100_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2975199/original/078857400_1574424908-20191122-Keindahan-Raja-Ampat-Masih-Memesona-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491872/original/002897500_1770108822-LP_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473091/original/035263700_1768386874-Chief_Executive_Officer__CEO__Badan_Pengelola_Investasi_Daya_Anagata_Nusantara__Danantara__Rosan_Roeslani-14_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492112/original/041145900_1770120554-IES.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4142115/original/069896900_1661933484-Energi-Terbarukan-G20-Tallo-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478468/original/098541300_1768902297-1000026803.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472366/original/098607300_1768363991-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491922/original/066750500_1770110540-1000224247.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488514/original/088349700_1769755850-publikasi_1769745536_697c2c80704e6.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146602/original/051806900_1740834621-WhatsApp_Image_2025-03-01_at_19.10.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491137/original/097640700_1770085700-1000223828.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350921/original/021950500_1758011042-Gemini_Generated_Image_5ndq1c5ndq1c5ndq.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384478/original/011570300_1760781064-IMG-20251018-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376446/original/053747100_1760004436-imgi_1_Microsite-KV-GF-ANC-464385365329.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149798/original/009852000_1591853345-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377551/original/048232000_1760104003-WhatsApp_Image_2025-10-10_at_18.00.06.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4415626/original/066722200_1683210359-Ilustrasi_Insurance2.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)
