Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026: Warga Jakarta Tumpah Ruah Ramaikan Fun Walk di Sarinah

6 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan masyarakat Jakarta bertumpah ruah di kawasan Sarinah mengikuti fun walk dalam rangka peringatan hari kekayaan intelektual dan olahraga. Kegiatan itu diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum pada Minggu (26/4).

Berdasarkan pantauan Liputan6.com di lokasi, masyarakat Jakarta terlihat antusias mengikuti fun walk. Mereka ada yang datang secara pribadi, berdua dengan kerabat hingga sekeluarga.

Fun walk tersebut digelar bersamaan dengan kegiatan Car Free Day Jakarta. Tapi titiknya dari kawasan Sarinah hingga Sudirman.

Flag off fun walk Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026 dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas membuka secara langsung kegiatan tersebut dengan mengibarkan bendera tanda funwalk dimulai.

Ada Talkshow Interaktif

Selain fun walk, peringatan Peringatan Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia 2026 diisi berbagai aktivitas menarik. 

Termasuk di Jakarta, ada banyak kegiatan yang disiapkan. Mulai dari jalan santai kampanye peningkatan kesadaran KI, senam bersama, hiburan musik, hingga talkshow interaktif bersama pelaku industri dan pemegang lisensi hak siar tayangan olahraga. 

Selain itu, DJKI juga menghadirkan layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran KI di Mobile Intellectual Property Clinic yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

CFD Serentak se-Indonesia

Peringatan Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia 2026 melalui kegiatan Car Free Day (CFD) bukan hanya di Jakarta. Acara yang mengusung tema “Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga” ini digelar serentak di 33 provinsi.

Acara peringatan Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia 2026 ini juga jadi upaya dari Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkum yang mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya pelindungan KI dalam mendukung inovasi dan industri olahraga yang bernilai ekonomi tinggi.

Tema “Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga” diangkat seiring dengan pesatnya perkembangan industri olahraga yang semakin bergantung pada kekayaan intelektual, mulai dari merek klub, hak siar pertandingan, hingga desain perlengkapan dan karya kreatif lainnya. 

Pelindungan yang tepat menjadi kunci untuk memastikan karya tidak disalahgunakan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pencipta dan pemilik hak.

Harapan DJKI

Melalui penyelenggaraan CFD nasional ini, DJKI berharap masyarakat tidak hanya mengenal kekayaan intelektual sebagai konsep hukum, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang dekat dengan kreativitas dan olahraga. 

Partisipasi aktif warga juga diharapkan dapat memperkuat budaya menghargai karya sekaligus mendorong terciptanya ekosistem KI yang sehat dan berkelanjutan.

Ketika Arda Guler Menolak Dortmund demi Real Madrid

Read Entire Article
Bisnis | Football |