Liputan6.com, Jakarta - Chelsea harus menelan pil pahit di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 usai dihajar habis-habisan oleh PSG. The Blues tak mampu mengimbangi dominasi sang juara bertahan dalam dua leg yang berjalan timpang.
Pada leg pertama di Parc des Princes, Chelsea sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit. Namun, mereka tetap tumbang dengan skor 5-2 dalam laga yang penuh tekanan.
Harapan untuk bangkit di leg kedua sempat menggelora saat laga digelar di Stamford Bridge. Sayangnya, mimpi itu runtuh setelah Chelsea kembali takluk dengan skor telak 3-0.
Hasil tersebut membuat Chelsea tersingkir dengan agregat mencolok 8-2. Kekalahan ini menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah mereka di fase gugur Liga Champions.
Masih Ada Harapan dari Paris, Lalu Pupus di Ujung Laga
Legenda klub, John Terry, awalnya mengaku cukup senang melihat penampilan awal Chelsea di leg pertama. Ia menilai performa The Blues di markas PSG sempat menunjukkan sinyal positif.
Namun, segalanya berubah setelah Chelsea kebobolan di menit-menit akhir. Gol tambahan dari PSG membuat situasi menjadi jauh lebih sulit bagi The Blues.
"Sayangnya, ini adalah akhirnya. Tahukah Anda apa yang membuat saya kesal? Tertinggal 3-2 saat bertandang ke PSG dan kami sebenarnya bermain sangat baik sepanjang pertandingan, atau selama 70 menit," ucapnya, dikutip dari Goal.
"Saya akan menerima hasil 3-2 itu dan kembali ke Stamford Bridge, saya yakin kami mampu membalikkan keadaan melawan tim mana pun, lalu kami kebobolan gol di menit-menit akhir yang membuat segalanya menjadi sangat sulit," ujarnya kesal.
Malam Kelam di Stamford Bridge yang Tak Bisa Diterima
Kekecewaan Terry memuncak setelah melihat performa Chelsea di leg kedua. Bermain di kandang sendiri, The Blues justru tampil jauh dari harapan.
Gol cepat PSG di awal laga langsung memukul mental para pemain. Situasi itu membuat Chelsea kehilangan arah dan tak mampu memberikan perlawanan berarti.
Kekalahan 3-0 di kandang sendiri menjadi pukulan telak yang sulit diterima oleh para pendukung. Terlebih, agregat 8-2 dianggap terlalu memalukan untuk klub sebesar Chelsea.
"Dan kemudian tadi malam [Selasa] kami kebobolan setelah enam menit, jadi semua tentang tadi malam, saya bahkan tidak bisa membicarakannya. Saya bahkan tidak bisa membahas detailnya. Saya sangat frustrasi. Tetapi melawan tim mana pun, Anda tidak boleh kalah 8-2 dalam dua leg. Maaf, itu tidak boleh. Saya tidak peduli siapa Anda, tim mana Anda, Anda tidak boleh kalah 8-2, sungguh membuat frustrasi," seru Terry.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, tak menampik bahwa pertandingan leg kedua berjalan sangat berat. Ia mengakui timnya kehilangan momentum sejak awal laga. Kesalahan di menit-menit awal membuat mental pemain langsung goyah. Situasi itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh PSG yang tampil dominan sepanjang pertandingan. Rosenior juga menyoroti kualitas permainan PSG yang sulit dibendung. Ia menilai lawannya memang pantas melangkah ke babak berikutnya. "Enam menit pertandingan berjalan dan kami melakukan kesalahan lagi, itu benar-benar mematahkan semangat kami. Saya pikir gol kedua dicetak dari jarak 25 yard di sudut atas gawang. Ketika Anda tertinggal dua gol begitu cepat dan lima gol secara agregat, itu adalah malam yang sangat, sangat sulit. Kami jelas ingin memberikan perlawanan yang lebih besar daripada yang kami lakukan. Pujian untuk PSG. Permainan penguasaan bola mereka benar-benar luar biasa dalam pertandingan dan selama dua leg mereka pantas lolos," aku Rosenior. (Goal)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355986/original/090236100_1758401836-youssouf_fofana_selebrasi_udinese_ac_milan_Andrea_Bressanutti_LaPresse_via_AP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445241/original/032092700_1765837240-Matheus_Cunha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458918/original/047540400_1767129371-000_89BN7AQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214198/original/027904300_1746752729-20250509-Manchester_United-AFP_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480732/original/047388400_1769065541-000_93KX8M8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5176098/original/062087600_1743061751-iran_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534640/original/012143100_1773872400-liverpool.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4995966/original/024798800_1731056165-20240811IQ_Erick_Thohir_Tinjau_SUGBK-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533371/original/020958100_1773734076-000_A3DK4UV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534684/original/045355200_1773882687-SLOT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534954/original/010522700_1773905811-000_34PW9AB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5176249/original/046172300_1743069356-iran_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535070/original/012705900_1773911377-noa_lang_cedera_jempol_liverpool_galatasaray_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509482/original/048502900_1771724042-como.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511083/original/059114100_1771887206-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2326886/original/042865400_1533985312-WhatsApp_Image_2018-08-11_at_17.48.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385121/original/060554200_1760876071-Gol_Pertama_Como_Vs_Juventus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500177/original/083454500_1770818615-Persib_Bandung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284895/original/077745100_1752650004-frans.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425002/original/013314700_1764201159-AP25330803907927.jpg)