Inter Milan Gagal Menang, Protes Keras Cristian Chivu Berujung Kartu Merah

3 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan harus rela berbagi angka dengan Atalanta pada pertandingan pekan ke-29 Serie A musim 2025/2026. Pertemuan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza pada Sabtu (14/3) malam WIB tersebut berakhir dengan kedudukan sama kuat 1-1.

Awalnya, jalannya pertandingan tampak sangat menjanjikan bagi kubu tuan rumah. Inter tampil begitu dominan dan mampu mengendalikan tempo permainan sejak menit pertama dimulai.

Skuad Nerazzurri berhasil memecah kebuntuan lebih dulu lewat aksi Francesco Pio Esposito pada menit ke-26. Keunggulan tipis satu gol tersebut bertahan hingga para pemain masuk ke ruang ganti untuk turun minum.

Namun, memasuki paruh kedua, sebuah drama besar pecah di atas lapangan hijau. Gol penyeimbang yang dicetak oleh Atalanta memicu perdebatan sengit hingga berujung pada pengusiran pelatih Inter, Cristian Chivu.

Gol Krstovic Picu Kontroversi di Kubu Inter

Inter Milan sebenarnya mengawali laga dengan performa yang sangat meyakinkan di hadapan pendukungnya sendiri. Mereka terus mengurung lini pertahanan Atalanta dan mendominasi penguasaan bola secara konsisten.

Buah dari tekanan tersebut hadir di menit ke-26 saat Francesco Pio Esposito sukses mengonversi peluang menjadi gol. Keunggulan 1-0 tersebut sempat membuat kubu tuan rumah merasa berada di atas angin.

Atalanta yang tertinggal mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Pelatih tim tamu memasukkan beberapa pemain segar untuk menambah daya gedor di lini depan.

Strategi pergantian pemain tersebut terbukti jitu ketika laga memasuki menit ke-82. Kerja sama apik antara Kamaldeen Sulemana dan Nikola Krstovic akhirnya melahirkan gol penyama kedudukan bagi La Dea.

Protes Keras Berujung Kartu Merah Cristian Chivu

Gol dari Nikola Krstovic tersebut seketika memicu reaksi keras dari bangku cadangan Inter Milan. Mereka menganggap telah terjadi pelanggaran dalam proses serangan yang dilakukan oleh para pemain Atalanta.

Terdapat kontak fisik yang cukup jelas antara Denzel Dumfries dengan Kamaldeen Sulemana sebelum gol tercipta. Akibat benturan tersebut, Dumfries terjatuh namun Sulemana tetap melanjutkan aksinya dengan melepaskan tembakan.

Wasit Gianluca Manganiello pada awalnya terlihat sempat ingin meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran. Namun, sang pengadil membiarkan laga berlanjut dan VAR pun menilai tidak ada unsur pelanggaran dalam insiden tersebut.

Keputusan wasit itu langsung meledakkan amarah Cristian Chivu di pinggir lapangan. Sang pelatih awalnya hanya diganjar kartu kuning, namun ia terus melayangkan protes keras hingga akhirnya wasit mencabut kartu merah.

Hukuman ini memastikan Cristian Chivu tidak akan bisa mendampingi anak asuhnya dari pinggir lapangan pada laga krusial berikutnya. Inter dijadwalkan akan bertandang ke markas Fiorentina tanpa kehadiran sang pelatih utama.

Syarat Mutlak Michael Carrick di Old Trafford: Amankan Empat Besar atau Cari Pelatih Baru

Read Entire Article
Bisnis | Football |