Inter Milan Tetap Optimistis Meski Kalah 1-3 dari Bodo/Glimt, Peluang Masih Terbuka

2 weeks ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan harus menelan kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions. Hasil ini membuat langkah tim asal Italia tersebut berada dalam posisi sulit menjelang leg kedua di San Siro.

Matteo Darmian tetap menunjukkan keyakinan meski timnya tertinggal dua gol secara agregat. Bek senior itu menilai peluang untuk melaju ke babak 16 besar masih berada dalam jangkauan.

Pertandingan di Norwegia juga menjadi penampilan kompetitif pertama Darmian musim ini setelah pulih dari cedera betis panjang. Ia mengakui timnya belum tampil sesuai harapan, tetapi yakin evaluasi menyeluruh akan membawa perubahan pada laga berikutnya.

Darmian Kembali ke Lapangan dan Nyaris Cetak Gol

Darmian sempat absen cukup lama sejak mengalami cedera saat laga melawan Slavia Prague pada September lalu. Ia baru kembali tampil dalam beberapa pertandingan Liga Italia sebelum dipercaya turun sebagai starter di laga ini.

Keputusan memainkan Darmian sejak menit awal masih menjadi bahan perdebatan. Namun, ia hampir mencetak gol pada babak pertama melalui tembakan setengah voli keras yang membentur mistar gawang.

Inter sempat menyamakan kedudukan lewat gol Francesco Pio Esposito di babak pertama. Akan tetapi, dua gol tambahan Bodo/Glimt di paruh kedua membuat tuan rumah unggul nyaman dengan selisih dua gol.

Kekalahan ini membuat tugas Inter di leg kedua semakin berat. Namun, Darmian menilai faktor cuaca dan kondisi lapangan tidak bisa dijadikan alasan utama.

“Saya tidak yakin apa masalah terbesar kami malam ini. Cuaca dingin dan lapangan tidak bisa dijadikan alasan,” ujar Darmian. “Kami pulang dengan hasil negatif dan harus menganalisis pertandingan ini agar siap di San Siro.”

Keyakinan Lolos Masih Terjaga

Meski tertinggal agregat 1-3, Darmian tetap percaya peluang lolos masih terbuka. Ia menegaskan bahwa timnya harus memperbaiki kesalahan agar bisa tampil berbeda pada leg kedua.

“Kelolosan masih sangat terbuka dan tidak ada yang ingin kalah 1-3,” kata Darmian. “Sekarang kami harus meninjau semuanya dan memberikan performa berbeda di San Siro untuk bisa lolos.”

Selain bicara soal pertandingan, Darmian juga mengungkapkan harapannya untuk sisa musim ini. Ia ingin tetap bugar setelah mengalami cedera terpanjang sepanjang kariernya.

“Saya berharap bisa terus fit karena ini adalah cedera terlama dalam karier saya,” ujarnya. “Sekarang saya merasa baik dan ingin membantu tim setiap kali dipercaya bermain.”

Leg kedua akan menjadi momen krusial bagi Inter Milan untuk membalikkan keadaan di depan pendukung sendiri. Dukungan penuh di San Siro diharapkan menjadi dorongan tambahan untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

Sumber: Sempre Inter

Kapan Marcus Rashford Kembali Bermain untuk Barcelona?

Read Entire Article
Bisnis | Football |