Iwan Budianto Dipastikan 'Turun Gunung' Tangani Arema FC

5 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Arema FC memasuki musim 2026/2027 dengan sejumlah perubahan penting di level manajemen. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kepastian kembalinya Iwan Budianto untuk kembali aktif menangani Singo Edan.

Sosok yang akrab disapa IB itu memang sudah cukup lama tidak terlibat langsung dalam operasional klub. Namun, kini Arema memastikan kehadirannya kembali bukanlah keputusan mendadak, melainkan bagian dari strategi jangka panjang yang telah disusun sejak beberapa tahun lalu.

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa klub telah menyiapkan roadmap pengembangan pascatragedi Kanjuruhan. Dalam rencana tersebut, kembalinya Iwan Budianto memang diproyeksikan terjadi pada fase memasuki musim 2026/2027.

Sebelumnya, Iwan Budianto memilih mundur dari jabatan CEO Arema FC pada 2019 setelah terpilih sebagai Wakil Ketua PSSI. Kini, setelah tujuh tahun berselang, IB dipastikan kembali mengambil peran penting dalam upaya membawa Arema FC memasuki babak baru.

Kembalinya Iwan Budianto Sudah Dirancang Sejak Awal

Pada Kongres Tahunan PSSI 2019, Iwan Budianto dipercaya mengemban tugas sebagai Wakil Ketua PSSI. Saat itu, ia memilih menepi dari aktivitas sehari-hari di Arema FC agar dapat fokus menjalankan tugas di federasi.

Menurut Yusrinal, keputusan mengaktifkan kembali Iwan Budianto sama sekali bukan respons sesaat terhadap kondisi klub. Seluruh proses tersebut telah menjadi bagian dari masterplan yang disusun manajemen setelah tragedi Kanjuruhan.

"Sebenarnya kalau ditarik ke belakang, setelah tragedi kami memang sudah menyusun rencana jangka panjang. Fokus utama saat itu adalah memastikan Arema tetap bertahan," ucap Yusrinal.

"Jadi kembalinya Pak IB bukan keputusan yang muncul tiba-tiba. Memang sejak awal sudah menjadi bagian dari rencana empat tahun yang kami susun," sambungnya.

IB Dibutuhkan untuk Mengawal Fase Baru Arema FC

Yusrinal mengungkapkan bahwa memasuki musim 2026/2027, kebutuhan Arema FC mengalami peningkatan, baik dari sisi anggaran, pembangunan tim, maupun pengembangan klub secara keseluruhan. Karena itulah, kehadiran Iwan Budianto dinilai penting untuk memperkuat proses pengambilan keputusan di level manajemen.

"Karena kebutuhan tim, anggaran pemain, dan berbagai kebutuhan klub meningkat, memang sudah direncanakan bahwa Pak IB akan kembali turun langsung pada fase ini," ucap Yusrinal.

"Banyak yang berasumsi macam-macam ketika beliau kembali aktif. Padahal semua itu sudah sesuai rencana. Kami memang membutuhkan bantuan beliau dan Pak IB juga berkomitmen penuh."

"Selama ini pun sebenarnya beliau tidak pernah benar-benar meninggalkan Arema," tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Persaingan Ballon d'Or 2026 Memanas usai Piala Dunia 2026, Kandidat Mengerucut ke 5 Nama

Read Entire Article
Bisnis | Football |