Jeremy Doku Ungkap 2 Alasan Man City Hanya Seri Lawan Everton: Salah Satunya Tuan Rumah Parkir Bus

11 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Laga panas tersaji saat Everton menjamu Manchester City pada pekan ke-35 Liga Inggris 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Hill Dickinson Stadium, Selasa (05/05/2026) dini hari WIB itu berakhir dramatis dengan skor 3-3.

Kedua tim tampil ngotot sejak awal dan saling berbalas gol sepanjang pertandingan. Duel ini benar-benar menyajikan tensi tinggi hingga menit-menit akhir.

Jeremy Doku sempat membawa City unggul lebih dulu pada menit ke-43. Namun situasi berubah drastis setelah tuan rumah mencetak tiga gol beruntun di babak kedua.

City akhirnya terhindar dari kekalahan berkat gol telat dari Erling Haaland dan Doku. Hasil imbang ini membuat City kini mengoleksi 71 poin dan masih tertinggal dari Arsenal di puncak klasemen.

Parkir Bus, City Kesulitan Tembus Everton

City sebenarnya sempat memegang kendali permainan, terutama setelah membuka keunggulan di babak pertama. Namun situasi berubah ketika Everton mulai bermain lebih bertahan.

Tim tuan rumah memilih menumpuk pemain di area pertahanan mereka. Hal ini membuat ruang gerak para pemain City menjadi sangat terbatas.

Doku mengakui bahwa strategi tersebut cukup menyulitkan timnya dalam menciptakan peluang bersih. Serangan yang dibangun kerap mentok sebelum benar-benar mengancam gawang lawan.

“Sulit karena mereka memiliki pemain di dalam kotak penalti. Setiap kali kami sampai di garis gawang, itu sulit karena ada banyak pemain di sana. Kami mencetak gol, lalu permainan menjadi lebih terbuka,” terangnya pada laman resmi Man City.

Kesalahan Sendiri Jadi Bumerang City

Selain faktor lawan, City juga harus mengakui kesalahan mereka sendiri di lapangan. Beberapa momen ceroboh membuat Everton mampu membalikkan keadaan.

Gol pertama Everton lahir dari kesalahan backpass pemain City yakni Marc Guehi yang dimanfaatkan dengan baik oleh Thierno Barry. Situasi ini menjadi titik balik kepercayaan diri tuan rumah.

Kesalahan lain terjadi saat situasi bola mati yakni tendangan pojok dan lemparan ke dalam. Para pemain City terlihat lengah dalam menjaga lawan, sehingga kebobolan dua gol tambahan.

Doku menilai timnya kehilangan fokus saat unggul dan gagal mengontrol situasi. “Di babak kedua kami terlalu ceroboh. Saya pikir kami unggul, jadi mereka mulai menekan lebih keras, dan mereka juga lebih agresif, dan kemudian terserah kami untuk tetap tenang dalam situasi seperti itu.”

(mancity.com)

Jelang Persija Vs Persib di GBK, Beckham Putra: Saya Mau Selebrasi di Sana!

Read Entire Article
Bisnis | Football |