Joan Garcia Ungkap Alasan Tolak Newcastle Demi Bela Barcelona

6 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Joan Garcia akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait kabar ketertarikan Newcastle United terhadap dirinya. Penjaga gawang Barcelona ini membenarkan bahwa The Magpies sempat berupaya merekrutnya sebelum ia memantapkan pilihan ke Blaugrana.

Komentar tersebut mencuat tepat sebelum pertandingan krusial pada babak 16 besar Liga Champions. Barcelona dijadwalkan menyambangi markas Newcastle di St James’ Park pada Rabu, (11/3/2026) dini hari WIB.

Nama Garcia memang sudah sering dihubungkan dengan sejumlah klub Premier League sejak bursa transfer dibuka. Namun, sang pemain lebih memilih menetap di Spanyol untuk mengejar ambisi besar dalam kariernya.

Kini, prioritas utamanya adalah membantu raksasa Catalan mencuri hasil positif di tanah Inggris pada fase gugur Liga Champions. Ia bertekad membuktikan bahwa keputusannya berlabuh ke Camp Nou merupakan langkah yang sangat tepat.

Fokus Total di Liga Champions

Barcelona tiba di Inggris dengan tingkat kepercayaan diri yang terus menanjak dalam beberapa pekan terakhir. Joan Garcia menyatakan bahwa seluruh rekan setimnya memiliki semangat yang meluap untuk meladeni tantangan tuan rumah.

"Kami menyongsong pertandingan ini dengan antusiasme yang sangat tinggi dan menyadari adanya laga leg kedua nanti," tutur Joan Garcia.

Sang penjaga gawang memprediksi bahwa Newcastle United akan langsung memberikan tekanan agresif sejak menit awal dimulai. Timnya telah menyiapkan strategi matang guna meredam serangan lawan di hadapan pendukung fanatik mereka.

"Kami sangat yakin mereka akan tampil habis-habisan, sehingga kami wajib belajar dari hasil laga melawan Atletico," jelas Joan Garcia.

Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

Barisan pemain muda Barcelona telah mengambil pelajaran berharga dari kekalahan telak yang dialami pada kompetisi piala domestik. Garcia mengklaim bahwa timnya kini tampil jauh lebih solid, terutama saat menerapkan tekanan kepada lawan.

"Kami sudah melangkah maju dalam beberapa pertandingan terakhir dan melakukan pressing dengan cara yang lebih baik," kata Joan Garcia.

Kedisiplinan dalam struktur permainan menjadi faktor kunci di balik kebangkitan Barcelona dalam empat laga terakhir mereka. Waktu jeda selama dua minggu dimanfaatkan secara optimal oleh tim untuk memperbaiki setiap celah yang masih ada.

"Saya telah menyampaikan setelah kekalahan 4-0 dari Atletico bahwa kami pasti akan mengambil pelajaran," ujar Joan Garcia.

Abaikan Drama Politik Klub

Di luar lapangan hijau, atmosfer Barcelona sempat memanas akibat perdebatan dalam pemilihan presiden klub yang baru. Namun, Garcia menegaskan bahwa gejolak internal tersebut sama sekali tidak memecah konsentrasi para pemain di lapangan.

"Hal tersebut tidak memberikan pengaruh bagi kami karena fokus utama kami sepenuhnya tertuju pada permainan," tegas Joan Garcia.

Kabar mengenai rencana kepergian Direktur Sepak Bola, Deco, juga tengah menjadi topik hangat di media-media Spanyol. Garcia memilih untuk bersikap masa bodoh terhadap isu-isu yang berada di luar kendali teknis para pemain.

"Saya tidak terlalu memikirkan hal itu, begitu pula dengan rekan-rekan setim saya di skuad saat ini," ungkap Joan Garcia.

1 Syarat Bruno Fernandes Bertahan di Manchester United Musim Depan, Apa Itu?

Read Entire Article
Bisnis | Football |