Jose Mourinho Kena Kritik Mantan Anak Asuhnya Gara-gara Kasus Prestianni vs Vinicius: Ceroboh!

1 week ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Laga antara tim asuhan Jose Mourinho yakni Benfica dengan Real Madrid di Liga Champions berubah panas bukan hanya karena hasil pertandingan. Sorotan justru tertuju pada dugaan insiden rasisme yang melibatkan Vinicius Jr dan Gianluca Prestianni.

Pertandingan sempat dihentikan selama 10 menit setelah Vinicius mencetak gol pembuka dengan cara spektakuler. Selebrasinya di depan suporter tuan rumah memicu reaksi keras dan berujung kartu kuning.

Situasi semakin memanas ketika Vinicius mendatangi wasit untuk melayangkan protes. Prestianni, yang terlihat menutupi mulutnya dengan jersey, diduga melontarkan komentar rasis kepada bintang Brasil tersebut.

UEFA kemudian menjatuhkan larangan satu pertandingan kepada Prestianni sambil melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun polemik justru melebar setelah Jose Mourinho angkat bicara dan menyinggung sikap Vinicius di lapangan.

Komentar Mourinho yang Picu Kontroversi

Jose Mourinho mencoba membela anak asuhnya di tengah badai kritik. Pelatih asal Portugal itu mempertanyakan cara Vinicius merayakan gol di depan publik Estadio da Luz.

Ia mengatakan: “Ketika Anda mencetak gol seperti itu, Anda merayakannya dengan cara yang hormat. Kata-kata yang mereka pertukarkan, Prestianni dengan Vinicius, saya ingin bersikap independen. Saya tidak berkomentar tentang itu," ucap Mourinho, dilansir Goal.

Mourinho juga menyinggung sejarah Benfica dalam menanggapi tudingan rasisme. Ia menambahkan: “Ketika ia berdebat tentang rasisme, saya mengatakan kepadanya bahwa orang terbesar dalam sejarah klub ini adalah orang kulit hitam [Eusebio]. Klub ini, hal terakhir yang ada di dalamnya adalah rasis, jadi jika dalam pikirannya itu ada hubungannya dengan itu, ini Benfica. Ada sesuatu yang salah karena itu terjadi di setiap stadion. Di setiap stadion tempat Vinicius bermain, sesuatu terjadi. Selalu," sindirnya.

Pernyataan tersebut langsung memancing perdebatan luas di publik sepak bola Eropa. Banyak pihak menilai komentar itu justru mengalihkan fokus dari dugaan tindakan rasisme yang sedang diselidiki.

John Obi Mikel: Itu Komentar Ceroboh

Mantan gelandang Chelsea, John Obi Mikel, tidak tinggal diam mendengar komentar mantan pelatihnya tersebut. Dalam siniar Obi One miliknya, ia secara terbuka mengkritik sikap Mourinho.

Mikel menilai respons yang tepat seharusnya menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi rasisme di sepak bola. Ia berharap Mourinho mengambil posisi yang lebih tegas dan berhati-hati.

“Yang saya harapkan dari mantan bos saya, dari pelatih saya [adalah] ‘Ya, ini sedang diselidiki, tetapi tidak ada tempat untuk rasisme di sana, tidak ada tempat untuk hal seperti itu, tetapi mari kita tunggu sampai selesai, tidak ada tempat untuk itu’."

Mikel kemudian menambahkan kritik yang lebih tajam: “Jadi, ketika ia keluar dan mengatakan ‘Oh ya, Vinicius Jr seharusnya tidak merayakan seperti itu’, itu adalah komentar yang sangat ceroboh dari Jose Mourinho. Ia akan menjadi orang pertama yang tahu, ia akan menjadi orang pertama yang tahu ‘Saya telah membuat kesalahan di sini’. Ia orang yang sangat cerdas, ia tahu.”

(Goal)

Vinicius Junior Bagai 2 Mata Pisau di Real Madrid

Read Entire Article
Bisnis | Football |