Josep Guardiola Ungkap Fakta Pahit Soal Perburuan Gelar Juara EPL Usai Man City Diimbangi Everton

10 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Laga sengit tersaji saat Everton menjamu Manchester City pada pekan ke-35 Liga Inggris 2025/2026 di Hill Dickinson Stadium, Selasa (05/05/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini berakhir dramatis dengan skor imbang 3-3.

Manchester City sempat membuka keunggulan lebih dulu lewat aksi Jeremy Doku menjelang turun minum. Namun, Everton bangkit dan bahkan berbalik unggul dengan tiga gol cepat di babak kedua.

The Toffees mencetak gol melalui Thierno Barry, Jake O’Brien, dan gol kedua Barry yang membuat tuan rumah unggul 3-1. Situasi ini sempat membuat City berada di ambang kekalahan menyakitkan.

Namun, pasukan Josep Guardiola menunjukkan mentalitasnya dengan mencetak dua gol balasan lewat Erling Haaland dan Doku di masa injury time. Hasil akhir 3-3 pun memastikan kedua tim harus puas berbagi poin.

Guardiola Soroti Kesalahan dan Kelemahan City

Manchester City sejatinya tampil cukup dominan dalam beberapa fase pertandingan. Namun, sejumlah kesalahan mendasar justru menjadi titik balik yang dimanfaatkan Everton.

Kesalahan lini belakang menjadi sorotan utama, termasuk backpass ceroboh Marc Guehi yang berujung gol penyama dari Thierno Barry. Selain itu, kelengahan dalam mengantisipasi bola mati juga berbuah gol bagi tuan rumah.

City juga gagal meredam serangan Everton dari situasi lemparan ke dalam yang berujung gol ketiga. Hal-hal kecil seperti ini menjadi bukti bahwa detail pertandingan sangat menentukan hasil akhir.

“Kami kebobolan gol pertama, lalu dari tendangan sudut mereka sangat bagus, David Moyes selalu bagus dalam bola mati. Permainan terbuka untuk transisi dan kami memiliki peluang,” serunya di laman resmi Man City.

“Kami memiliki momentum dan dua gol, gol ketiga luar biasa. Kami mendapatkan satu poin,” sambung Guardiola.

Kendali Perburuan Gelar Liga tak Lagi Sepenuhnya di Tangan City

Hasil imbang ini berdampak besar pada posisi Manchester City di klasemen sementara. Mereka kini mengoleksi 71 poin dan tertinggal lima angka dari Arsenal di puncak.

Meski masih memiliki satu laga tabungan, situasi ini jelas tidak lagi ideal bagi City. Peluang memang belum tertutup, tetapi kendali penuh atas perburuan gelar kini telah lepas.

Guardiola mengakui bahwa sebelumnya timnya berada dalam posisi menentukan nasib sendiri. Namun, hasil melawan Everton mengubah segalanya dan membuat mereka harus bergantung pada hasil tim lain.

“Kami memiliki momentum dan dua gol, gol ketiga luar biasa. Kami mendapatkan satu poin,” sambung Guardiola. “Sebelum pertandingan ini, semuanya ada di tangan kami, tetapi sekarang tidak. Bersiaplah untuk Brentford. Kami akan terus maju dan melihat apa yang terjadi.”

(mancity.com)

Jelang Persija Vs Persib di GBK, Beckham Putra: Saya Mau Selebrasi di Sana!

Read Entire Article
Bisnis | Football |