Juventus Akhirnya Ungkap Biaya Pemecatan Igor Tudor yang Capai Rp100 Miliar Lebih

1 week ago 22

Liputan6.com, Jakarta - Juventus akhirnya membuka rincian biaya yang dikeluarkan klub akibat pemecatan Igor Tudor dan staf kepelatihannya pada Oktober lalu. Informasi ini terungkap melalui laporan keuangan paruh pertama musim 2025/26.

Pengungkapan ini menjawab pertanyaan publik mengenai beban finansial yang harus ditanggung manajemen setelah memutus kontrak pelatih asal Kroasia tersebut. Angka yang muncul cukup besar dan langsung menjadi perhatian pengamat keuangan sepak bola Italia.

Biaya tersebut berkaitan dengan kesepakatan pemutusan kontrak lebih awal yang dicapai pada Januari. Kesepakatan itu memungkinkan Tudor dan stafnya keluar dari daftar gaji klub lebih cepat dari masa kontrak semula.

Awal Penunjukan dan Kejatuhan Igor Tudor

Juventus menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih sementara pada Maret lalu setelah memutus kerja sama dengan Thiago Motta. Keputusan ini diambil untuk menstabilkan tim yang tengah tertekan secara performa.

Tudor kemudian sukses membawa tim lolos ke Liga Champions pada akhir musim. Manajemen lantas memberinya kontrak permanen meski sempat berusaha memulangkan Antonio Conte.

Musim baru justru berjalan buruk bagi pelatih berusia 46 tahun tersebut. Setelah mencatat tiga kemenangan beruntun, tim terpuruk tanpa kemenangan dalam delapan pertandingan berikutnya.

Situasi ini mendorong Damien Comolli dan jajaran direksi mengambil langkah tegas. Mereka mengakhiri kerja sama dengan Tudor dan menunjuk Luciano Spalletti sebagai pengganti.

Rincian Biaya dan Dampak Finansial Klub

Dalam laporan keuangan terbaru, tercantum pos sebesar €8,3 juta (sekitar Rp165 miliar) pada kategori “cadangan biaya untuk pemutusan hubungan kerja lebih awal terhadap personel terdaftar”. Pos tersebut diyakini merujuk pada kompensasi untuk Tudor beserta stafnya.

Media ekonomi olahraga Calcio e Finanza menilai angka itu sebagai hasil kompromi antara kedua pihak. Kesepakatan ini memungkinkan Tudor mengakhiri kontraknya lebih cepat dengan nilai pesangon yang signifikan.

Tudor menjadi pihak yang paling diuntungkan dalam perjanjian tersebut. Ia dapat segera melanjutkan karier dan bergabung dengan Tottenham pada awal bulan ini.

Di sisi lain, situasi berbeda dialami Thiago Motta yang masih terikat kontrak hingga Juni 2027. Kondisi ini menunjukkan bahwa beban finansial klub belum sepenuhnya berakhir dari keputusan pergantian pelatih.

Langkah membuka data keuangan ini menandai transparansi baru dari Juventus kepada publik. Namun, besarnya biaya pemecatan juga menjadi pengingat mahalnya risiko kegagalan strategi manajerial di level tertinggi sepak bola Eropa.

Sumber: juvefc

Klasemen Serie A/Liga Italia

Bruno Fernandes Diisukan Pergi, Ternyata Ini Syarat Mutlak Agar Sang Kapten Bertahan di Man United

Read Entire Article
Bisnis | Football |