Juventus Dekati Bek Kiri Argentina, Terganjal Kepindahan Cabal

5 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Juventus sedang menjajaki kemungkinan untuk merekrut bek kiri asal Argentina, Nicolas Tagliafico, dari Olympique Lyon. Klub raksasa Italia tersebut berupaya memperkuat lini belakang mereka di jam-jam terakhir bursa transfer. Namun, potensi transfer Tagliafico sangat bergantung pada kepergian bek Kolombia, Juan Cabal, yang harus menyetujui kepindahan ke klub lain terlebih dahulu.

Minat Juventus terhadap Tagliafico bukan hal baru, telah ada sejak November 2024, ketika Corriere dello Sport melaporkan bahwa Juventus tertarik untuk merekrutnya pada musim dingin. Berbagai sumber, termasuk Sky Sport Italia, Sportitalia, dan Fabrizio Romano, mengonfirmasi bahwa Juventus sedang dalam negosiasi dengan Olympique Lyonnais. Bahkan, Juventus dilaporkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Nicolas Tagliafico.

Tagliafico, yang pada 31 Agustus 2026 ini merayakan ulang tahunnya yang ke-34, adalah pemain internasional Argentina dengan segudang pengalaman. Ia merupakan bagian penting dari tim nasional Argentina yang memenangkan Piala Dunia 2022 dan Copa América 2024.

Kendala Kepindahan Juan Cabal

Upaya Juventus untuk mendatangkan Tagliafico terhambat oleh situasi Juan Cabal. Juventus perlu Cabal untuk menyetujui transfer ke Atalanta. Namun, Cabal telah menolak beberapa tawaran pinjaman sepanjang musim panas ini dan terbukti menjadi pemain yang sulit untuk dilepas.

Selain Atalanta, Bologna dan Besiktas juga menunjukkan minat pada Cabal. Pemain berusia 25 tahun itu menolak kepindahan setelah bergabung dengan Juventus dari Hellas Verona pada tahun 2024 dengan biaya €12,8 juta.

Profil dan Pengalaman Nicolas Tagliafico

Nicolas Tagliafico membawa pengalaman signifikan ke lapangan. Ia pernah bermain untuk Ajax dan telah berada di Lyon sejak 2022, di mana ia membuat 102 penampilan dan mencetak 9 gol. Fleksibilitasnya memungkinkan ia bermain sebagai bek kiri, dalam peran yang lebih maju, atau di pertahanan tengah.

Tagliafico berada di musim terakhir kontraknya di Prancis, yang akan berakhir pada Juni 2027. Kondisi kontrak ini berpotensi mempermudah proses negosiasi untuk kesepakatan pinjaman dengan opsi atau kewajiban untuk membeli. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, diketahui mencari pemain dengan pengalaman dan karakter seperti yang dimiliki Tagliafico untuk memperkuat timnya.

Tekanan Finansial Olympique Lyon

Di sisi lain, Olympique Lyon menghadapi tekanan finansial yang signifikan dan perlu menjual pemain sebelum jendela transfer ditutup. Pada November 2024, klub tersebut dilaporkan memiliki utang lebih dari 500 juta euro.

Situasi ini bahkan menempatkan Lyon pada risiko terdegradasi ke Ligue 2 jika pemiliknya tidak segera mengatasi defisit anggaran.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Cesc Fabregas Boyong Kiper Chelsea ke Como

Read Entire Article
Bisnis | Football |