Juventus Frustrasi Gara-gara Transfer Youssef En-Nesyri

1 month ago 25

Liputan6.com, Jakarta - Juventus kembali menghadapi kenyataan pahit di bursa transfer Januari. Upaya mendatangkan Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce yang sempat berada di jalur positif justru berakhir buntu di tahap krusial negosiasi.

Penyerang timnas Maroko itu sejatinya hampir berseragam Bianconeri. Namun, perbedaan pandangan terkait mekanisme transfer menjadi batu sandungan yang tak bisa dijembatani kedua klub.

Juventus hanya bersedia merekrut En-Nesyri dengan status pinjaman. Di sisi lain, Fenerbahce bersikukuh hanya akan melepas sang striker melalui transfer permanen, tanpa kompromi.

Kegagalan ini memberi dampak besar bagi Juventus. Mereka sudah melewatkan sejumlah opsi penyerang lain, sementara waktu semakin sempit karena bursa transfer akan ditutup pada 2 Februari 2026.

En-Nesyri Bikin Juventus Kehilangan Momentum

Saga En-Nesyri meninggalkan rasa frustrasi mendalam di Turin. Juventus menjadikan striker Fenerbahce itu sebagai target utama untuk memperkuat lini depan pada paruh kedua musim.

Masalahnya, sang pemain juga menginginkan kepastian masa depan. En-Nesyri tidak tertarik dengan status pinjaman dan hanya membuka pintu untuk transfer permanen, sebuah skema yang tidak sejalan dengan kebijakan Juventus saat ini.

Direktur Juventus, Giorgio Chiellini, mengonfirmasi bahwa negosiasi dengan En-Nesyri telah terhenti. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, keputusan ini memaksa Juventus segera mengalihkan fokus ke target lain demi menghindari krisis di lini serang.

Chiesa dan Zirkzee Jadi Opsi Penyelamat

Setelah kegagalan En-Nesyri, Juventus dikabarkan telah melanjutkan pembicaraan dengan dua klub besar Eropa. Nama Federico Chiesa dari Liverpool dan Joshua Zirkzee milik Manchester United kini masuk dalam radar serius.

La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Bianconeri membuka kembali komunikasi untuk dua pemain tersebut sebagai solusi cepat. Keduanya dinilai mampu memberi dampak instan, meski dengan karakter permainan yang berbeda.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, telah menegaskan bahwa merekrut penyerang tengah baru adalah prioritas utama pada Januari, meskipun Jonathan David menunjukkan performa positif dalam beberapa pekan terakhir.

Sumber: Football Italia

Lanjut Baca:

AC Milan Disebut Mustahil Kejar Inter, Ini Alasannya

Read Entire Article
Bisnis | Football |