Liputan6.com, Jakarta - Juventus kembali menelan hasil pahit pada pekan ke-25 Serie A 2025/2026. Bermain di Allianz Stadium, Sabtu (21/02/2026) malam WIB, Bianconeri takluk 0-2 dari Como.
Dua gol tim tamu lahir lewat kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Mergim Vojvoda dan Maxence Caqueret memastikan Como pulang dengan tiga poin penuh dari Turin.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Si Nyonya Tua dalam beberapa pekan terakhir. Dari lima laga kompetitif terakhir, Juventus hanya mampu meraih satu hasil imbang.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tak menutupi kekecewaannya usai laga. Ia bahkan menyebut persoalan terbesar timnya saat ini bukan lawan di lapangan, melainkan diri mereka sendiri.
Gol Pembuka Como Jadi Titik Balik
Spalletti menilai gol pertama Como menjadi momen krusial yang mengubah arah pertandingan. Menurutnya, insiden kecil bisa berdampak besar pada performa tim secara keseluruhan.
Gol pembuka dari Vojvoda membuat Juventus kehilangan keseimbangan permainan. Situasi itu memaksa mereka keluar dari rencana awal yang sudah disiapkan.
Como kemudian bermain lebih percaya diri dan nyaman menguasai bola. Juventus justru terlihat terburu-buru dan mengandalkan tekanan individu yang tidak terorganisir.
“Performa juga ditentukan oleh gol pertama itu, karena insiden memang membuat perbedaan,” kata Spalletti kepada DAZN Italia, via Football Italia. “Kami mencoba untuk kembali ke permainan dengan tekanan individu, tetapi mereka memaksa kami untuk mengejar mereka dengan kualitas dan penguasaan bola mereka.”
Terlalu Sering Kebobolan Lebih Dulu
Masalah kebobolan gol lebih dulu kembali menghantui Juventus musim ini. Data menunjukkan ini adalah kali ke-13 mereka kebobolan dari tembakan pertama tepat sasaran di Serie A.
Statistik tersebut menjadi alarm serius bagi tim sekelas Juventus. Sebab, memulai laga dalam posisi tertinggal jelas memberi tekanan tambahan, terutama secara mental.
Spalletti menyadari dampak jangka panjang dari situasi tersebut. Ia menilai kebiasaan kebobolan lebih dulu perlahan menggerus kepercayaan diri para pemainnya.
“Ketika Anda kebobolan gol pembuka sebanyak 13 kali, Anda akan menanggung akibatnya dalam jangka panjang. Ada periode di mana kami memiliki antusiasme dan beberapa penampilan yang luar biasa, kemudian ketika itu hilang, begitu pula kepercayaan diri, kesalahan terbukti mahal, dan menjadi sulit untuk bereaksi secara psikologis,” tambah Spalletti.
Lebih jauh, Spalletti menyoroti aspek psikologis sebagai persoalan utama. Ia melihat tekanan akibat hasil-hasil buruk membuat para pemain sulit tampil lepas. Menurutnya, kondisi mental tim saat ini belum stabil. Setiap kesalahan kecil terasa membesar dan berdampak langsung pada jalannya pertandingan. Ia menegaskan bahwa Juventus harus memperbaiki diri dari dalam jika ingin kembali bersaing. Tanpa perubahan di level psikologis dan teknis, ambisi besar hanya akan menjadi wacana. “Beginilah cara kerjanya di kepala para pemain, ada terlalu banyak tekanan atas hasil-hasil terakhir, dan momen-momen ini membuat perbedaan. Lawan kami dalam hal ini adalah diri kami sendiri. Jika kami dapat menyelesaikan beberapa hal di tingkat psikologis dan teknis, maka kami dapat menunjukkan kemampuan kami. Jika ini adalah level kami, maka kami akan kalah dan tidak dapat memiliki ambisi untuk hasil apa pun,” aku Spalletti. (Football Italia)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519479/original/075322600_1772573997-hugo-ekitike-liverpool-ladislav-krejci-wolverhampton-wanderers-liga-utama-inggris.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5334346/original/088056600_1756713071-AP25243767094515.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473370/original/050755600_1768435239-AP26014734397064.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517609/original/035588700_1772433606-000_99GR8CD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522218/original/099035500_1772728060-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_23.03.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438566/original/046028900_1765328960-inter_milan_vs_liverpool_-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519604/original/087478500_1772588128-Franco_Mastuantono.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513679/original/023252400_1772059283-AP26056786344341.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520887/original/076388400_1772664243-AP26063706152552.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522168/original/057901900_1772722137-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_21.22.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520959/original/025429100_1772668513-AP26063706951020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521379/original/031619300_1772688605-persik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522156/original/054211700_1772720765-Half_Time________PERSIJAP_JEPARA_0_-_0_PERSIS_SOLO_persijapjepara__laskarkalinyamat__ukirsemangatbar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5129890/original/080992300_1739316985-000_36XN42X.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5494286/original/029380300_1770283313-D.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456752/original/055372400_1766940074-AC_Milan_s_head_coach_Massimiliano_Allegri_speaks_to_AC_Milan_s_Christian_Pulisic.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522154/original/014149100_1772720000-Belum_waktunya_menyerah__penggawa______________DUBFC__BantenWarriors__BuiltForGlory.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544916/original/073192300_1692571729-AP23232705384145.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)