Kekalahan Real Madrid dari Getafe Picu Tuntutan Florentino Perez Mundur dari Publik Bernabeu

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan Real Madrid 0-1 dari Getafe pada pekan ke-26 La Liga, Selasa (3/3) dini hari WIB, menyisakan luka mendalam di Santiago Bernabeu. Hasil ini terasa menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri.

Sejak menit akhir laga, atmosfer stadion berubah drastis. Optimisme memudar. Keyakinan akan kebangkitan lenyap perlahan.

Sebagian suporter memilih meninggalkan stadion sebelum peluit panjang berbunyi. Mereka yang bertahan meluapkan emosi tanpa kompromi.

Siulan dan teriakan menggema. Bukan hanya pemain dan pelatih yang menjadi sasaran, tetapi juga presiden klub, Florentino Perez.

Tekanan Terbuka kepada Florentino Perez

Reaksi paling keras terdengar jelas dari tribun. Suporter meneriakkan, “Florentino mengundurkan diri!” saat presiden klub menyaksikan langsung dari tribun direktur.

Upaya meredam situasi dilakukan dengan memutar lagu kebangsaan klub dalam volume tinggi. Namun pesan dari sebagian publik sudah tersampaikan.

Kekecewaan sebenarnya telah terbangun sejak pertengahan laga. Keputusan Alvaro Arbeloa menarik Thiago Pitarch lebih dulu memicu cemoohan dari tribun.

Seiring pertandingan berjalan, Dean Huijsen dan beberapa pemain lain ikut menjadi target kemarahan. Realitas terasa pahit ketika tekanan datang dari pendukung sendiri.

Malam Sunyi yang Mengguncang Bernabeu

Gol penentu yang dicetak Martin Satriano membuat stadion terdiam. Bernabeu seolah membeku dalam keterkejutan.

Sebaliknya, kelompok kecil pendukung Getafe di tribun tingkat empat merayakan dengan penuh semangat. Bahkan, beberapa suporter Madrid memberi tepuk tangan kepada pemain Getafe saat melakukan putaran kehormatan.

Nyanyian yang menentang presiden kembali terdengar sebelum laga benar-benar usai. Ini menjadi simbol bahwa frustrasi melampaui hasil satu pertandingan.

Bagi banyak pendukung, musim ini dinilai tidak berjalan sesuai ekspektasi. Ada kekhawatiran tim terlalu bergantung pada momen individu, bukan kekuatan kolektif. Dengan laga besar melawan Manchester City di depan mata, tekanan di Bernabeu kini mencapai titik yang sulit diabaikan.

Sumber: Madrid Universal

Alasan Franco Mastantuono Dapat Kartu Merah di Laga Real Madrid vs Getafe: Mengumpat pada Wasit!

Read Entire Article
Bisnis | Football |