Klasemen BRI Super League: Persib Bandung dan Borneo FC Didekati Persija Jakarta

2 weeks ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan BRI Super League 2025/2026 terus berlanjut, menyajikan drama dan perubahan signifikan. Simak klasemen BRI Super League selengkapnya melalui artikel berikut.

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia ini, yang dikenal sebagai BRI Super League karena alasan sponsor, semakin memanas menjelang fase krusial.

Memasuki putaran ke-22 yang bergulir akhir pekan ini, Persib Bandung masih memegang kendali puncak klasemen. Namun, ancaman dari tim-tim pesaing semakin nyata.

Musim 2025/2026 dimulai sejak 8 Agustus 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 23 Mei 2026, melibatkan 18 tim terbaik di Tanah Air. Setelah serangkaian pertandingan sengit, posisi setiap klub kini menjadi sorotan utama para penggemar sepak bola nasional.

Persaingan Ketat di Papan Atas Klasemen BRI Super League

Persib Bandung berhasil mempertahankan posisi teratas klasemen BRI Super League dengan mengumpulkan 47 poin dari 20 pertandingan yang telah dilakoni. Tim berjuluk Maung Bandung ini mencatatkan 15 kemenangan, 2 hasil seri, dan hanya 3 kekalahan, dengan selisih gol +20. Namun, dominasi mereka mulai digoyahkan oleh tim-tim di bawahnya yang terus menempel ketat.

Borneo FC Samarinda menempati posisi kedua dengan raihan 46 poin dari 20 pertandingan, hanya terpaut satu angka dari Persib. Tim berjuluk Pesut Etam ini menunjukkan performa impresif dengan 15 kemenangan, 1 seri, dan 4 kekalahan, serta mencetak 36 gol dan kemasukan 18 gol. Persaingan antara kedua tim ini diprediksi akan berlangsung hingga akhir musim.

Sementara itu, Persija Jakarta berhasil memangkas jarak di posisi ketiga dengan 44 poin dari 21 pertandingan. Kemenangan tipis 1-0 atas Bali United pada pekan ke-21 menjadi modal penting bagi Macan Kemayoran untuk terus bersaing di jalur juara. Dengan 14 kemenangan, 2 seri, dan 5 kekalahan, Persija memiliki selisih gol +21, yang merupakan selisih gol terbaik di antara tiga tim teratas.

Performa Tim Lain dan Zona Degradasi

Di luar tiga besar, Malut United FC menunjukkan performa yang cukup menjanjikan dengan menempati posisi keempat, mengumpulkan 40 poin dari 21 pertandingan. Kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara pada pekan sebelumnya menegaskan ambisi mereka untuk terus merangsek ke papan atas. Tim ini berhasil mencetak 36 gol dan kemasukan 21 gol, dengan selisih gol +15.

Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang juga bersaing ketat di posisi kelima dan keenam, masing-masing dengan 35 poin dari 21 pertandingan. Persebaya unggul selisih gol dengan +13 berkat 9 kemenangan, 8 seri, dan 4 kekalahan, sementara Persita memiliki selisih gol +8 dari 10 kemenangan, 5 seri, dan 6 kekalahan. PSIM Yogyakarta dan Arema FC melengkapi delapan besar dengan 32 dan 30 poin.

Di sisi lain, perjuangan untuk menghindari zona degradasi semakin sengit. Semen Padang, Persijap Jepara, dan Persis Solo masih berada di posisi terbawah klasemen, berupaya keras untuk keluar dari ancaman turun kasta.

Persaingan BRI Super League

Resmi, Arsenal Umumkan Perpanjangan Kontrak Bukayo Saka

Read Entire Article
Bisnis | Football |