Kobbie Mainoo Meroket, Carrick dan Ferdinand Kompak Beri Pujian

9 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Kobbie Mainoo kembali memperlihatkan kualitasnya bersama Manchester United. Sejak Michael Carrick mengembalikannya ke starting line-up, performa gelandang 20 tahun itu meningkat signifikan.

Di bawah arahan Carrick, Mainoo tampil dominan dalam tiga pertandingan beruntun. Konsistensinya membuat kontribusinya kembali mencuri perhatian.

Kebangkitan tersebut juga membuat keputusan Ruben Amorim di masa lalu ikut disorot. Amorim sempat meragukan kapasitas Mainoo, namun sang pemain kini menjawabnya lewat performa nyata.

Carrick sendiri tak menutupi kekagumannya terhadap Mainoo. Ia menilai permainan sang gelandang kini jauh lebih komplet dan menyenangkan untuk disaksikan.

Selain nyaman menguasai bola, Mainoo disebut semakin agresif dalam bertahan. Ia rajin melakukan tekel, bekerja tanpa lelah, dan mulai berani mengirim umpan silang jarak jauh dengan akurasi tinggi.

Pujian terbaru datang dari legenda Manchester United, Rio Ferdinand. Dalam kanal YouTube Rio Ferdinand Presents, ia menyebut Mainoo memiliki satu “kekuatan super” yang membedakannya dari pemain lain.

Keunggulan Mainoo

Menurut Ferdinand, keunggulan utama Mainoo terletak pada kemampuannya bertahan dari tekanan lawan. Ia juga piawai keluar dari situasi sempit dengan keputusan yang cerdas.

Ferdinand memuji cara Mainoo memanipulasi bola dan memanfaatkan tubuhnya untuk lolos dari tekanan di berbagai area lapangan.

“Banyak pemain bisa melakukannya di sesi latihan, tapi saat pertandingan mereka justru takut menerima bola,” ujar Ferdinand.

“Mainoo melakukannya di level tertinggi, bahkan di laga final, dan menjadi pemain kunci yang membantu Manchester United dan Inggris meraih kemenangan.”

Ferdinand menegaskan, keberanian Mainoo meminta bola di ruang sempit adalah kualitas langka. Meski aspek fisik masih bisa berkembang, kemampuan itu sudah cukup membuatnya menjadi aset penting tim.

Kekuatan Mental Mainoo

Selain teknis, Carrick juga menyoroti kekuatan mental Mainoo. Ketangguhan psikologis ini membuatnya tetap tenang di bawah tekanan tinggi.

Di era Carrick, Mainoo tidak hanya berkembang sebagai pengatur tempo. Ia juga menunjukkan karakter petarung khas gelandang top.

Mainoo rajin memenangkan duel, aktif bergerak, dan konsisten berkontribusi sepanjang laga. Kemampuan melakukan switch play dengan umpan panjang pun mulai menjadi bagian dari permainannya.

Banyak pihak menilai Carrick adalah sosok ideal untuk memaksimalkan potensi Mainoo. Belajar langsung dari legenda lini tengah Manchester United memberi dampak besar bagi perkembangannya.

Dengan performa yang terus menanjak, ambisi Mainoo untuk menjadi gelandang kelas dunia kembali berada di jalur yang tepat. Jika konsistensi terjaga, masa depan cerah tampaknya menanti di Old Trafford.

Asian Boxing Championship 2026 Digelar di Indonesia, Siap Guncang Ring Tinju Asia

Read Entire Article
Bisnis | Football |