KONI Pastikan Arena Pacu Kuda Pada Eweta Jadi Venue PON 2028

17 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman memastikan Arena Pacu Kuda Pada Eweta di Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menjadi venue cabang olahraga Pacu Kuda pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 NTT-NTB.

Kepastian tersebut disampaikan Marciano Norman saat meninjau langsung arena sekaligus menyaksikan babak semifinal Kejuaraan Pacu Kuda Piala Bupati Sumba Barat 2026 pada 16 Juli 2026. Menurutnya, arena tersebut dinilai siap menggelar pertandingan Pacu Kuda Tradisional di ajang olahraga nasional terbesar di Indonesia.

"Pertandingan Pacu Kuda Tradisional, tempatnya di sini. Terima kasih atas dukungan Pak Bupati dan pegiat olahraga berkuda di Sumba," ujar Marciano.

Dalam kesempatan itu, Marciano juga menyerahkan bantuan perlengkapan keselamatan berupa body protector dan helm produksi industri lokal asal Jawa Timur, Sharktex. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keselamatan para joki, khususnya joki cilik yang berlaga dalam kejuaraan.

Peninjauan berlangsung di tengah tingginya antusiasme masyarakat yang memadati arena pacuan. Selain infrastruktur yang dinilai memadai, penyelenggaraan kejuaraan juga berlangsung tertib dengan dukungan pagar pembatas lintasan, tembok pengaman, serta kepatuhan penonton yang tetap berada di tribun selama perlombaan berlangsung.

Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator kesiapan Arena Pacu Kuda Pada Eweta untuk menjadi salah satu venue resmi PON XXII/2028.

Gubernur NTT yang juga Ketua KONI NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyambut baik keputusan tersebut. Ia menyebut penetapan venue akan menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI NTT.

"Selamat untuk masyarakat Sumba Barat," kata Melki.

Momentum Bersejarah bagi Pacu Kuda Tradisional

Bupati Sumba Barat Yohanes Dade menilai penunjukan Arena Pada Eweta sebagai venue PON merupakan sejarah baru bagi daerahnya. Menurut dia, Pacu Kuda Tradisional yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Sumba akhirnya mendapat panggung di level nasional.

"Ini merupakan berkat bagi Sumba Barat karena untuk pertama kalinya Pacu Kuda Tradisional kami diangkat ke tingkat nasional," ujarnya.

Senada, Ketua Pengurus Provinsi Pordasi Pacu NTT Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga menyebut keputusan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumba. Ia mengatakan Pacu Kuda Tradisional kini resmi naik kelas sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang PON.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

"Peristiwa ini adalah suatu kegembiraan bagi orang Sumba karena Pacu Kuda Tradisional diangkat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di PON, event olahraga tertinggi di Indonesia," katanya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |