Kontroversi Gol Matheus Cunha Ke Gawang Nottingham, Mantan Kapten Manchester United Sebut Konyol!

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United meraih kemenangan penting 3-1 atas Nottingham Forest pada pekan ke-37 Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (17/5) malam WIB. Namun, hasil itu dibayangi kontroversi besar dari gol kedua Setan Merah yang dicetak Matheus Cunha.

Gol Cunha menjadi sorotan karena dalam proses terciptanya gol, bola sempat mengenai tangan Bryan Mbeumo. Situasi tersebut memicu perdebatan panas karena VAR tetap mengesahkan gol meski ada indikasi handball.

Keputusan wasit Michael Salisbury menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Bahkan, legenda Manchester United Gary Neville secara terbuka mengkritik keputusan tersebut saat menjadi komentator Sky Sports.

Kemenangan ini memang menjaga asa Manchester United untuk menutup musim dengan posisi lebih baik di klasemen. Akan tetapi, kontroversi gol Cunha justru menjadi pembahasan utama selepas laga di Old Trafford.

Kronologi Gol Matheus Cunha

Manchester United sempat unggul lebih dulu lewat gol Luke Shaw sebelum Nottingham Forest menyamakan skor melalui Morato. Saat pertandingan berjalan ketat, Matheus Cunha muncul membawa United kembali memimpin 2-1.

Gol tersebut bermula dari percobaan Bryan Mbeumo di dalam kotak penalti. Bola sempat mengenai lengannya sebelum akhirnya jatuh ke arah Cunha yang tanpa kesulitan menaklukkan Mats Selz.

Wasit Michael Salisbury awalnya langsung mengesahkan gol tersebut di lapangan. VAR kemudian melakukan pemeriksaan cukup lama untuk meninjau kemungkinan handball dalam proses gol.

Meski tayangan ulang menunjukkan bola menyentuh tangan Mbeumo, keputusan akhir tetap menyatakan gol sah. Wasit mengumumkan bahwa sentuhan tersebut dianggap tidak disengaja sehingga gol Cunha tetap berlaku.

Gary Neville Murka dan Aturan IFAB Jadi Sorotan

Gary Neville menjadi salah satu sosok yang paling keras mengkritik keputusan VAR tersebut. Mantan kapten Manchester United itu menilai proses pengambilan keputusan sangat membingungkan dan tidak konsisten.

"Golnya sah? Ya ampun. Itu benar-benar mengejutkan dalam segala hal. Jujur saja, itu konyol. Lamanya waktu yang dibutuhkan. VAR sudah cukup jelas kepada wasit," kata Neville.

"Mereka mengatakan, ini seharusnya dibatalkan, dia melakukan handball, dia mengontrolnya dengan lengannya dan memasukkannya ke dalam permainan. Wasit telah melihat layar itu dan membatalkan keputusan VAR. Saya tidak percaya apa yang baru saja saya lihat," tegasnya.

Kontroversi semakin besar karena aturan IFAB menyebut gol harus dianulir jika pemain mencetak gol setelah bola mengenai tangan atau lengannya, termasuk bila sentuhan itu tidak disengaja.

Namun, Premier League Match Centre menjelaskan bahwa bola lebih dulu memantul dari pinggul Mbeumo sehingga insiden tersebut dianggap sebagai kecelakaan permainan.

Sumber: Sportbible

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona dan Real Madrid Menang, Girona Terancam Degradasi

Read Entire Article
Bisnis | Football |