Krisis Liverpool Dinilai Mirip dengan Real Madrid, Salah Disarankan Mengalah

2 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Kondisi terkini Liverpool menarik perhatian legenda sepak bola Spanyol, Fernando Morientes. Mantan penyerang yang pernah membela The Reds dan Real Madrid ini menyoroti kemiripan krisis yang tengah melanda Liverpool dengan fase transisi yang pernah dialami raksasa Spanyol tersebut. Analisis Morientes ini muncul di tengah performa inkonsisten Liverpool dan spekulasi mengenai masa depan salah satu bintang utamanya, Mohamed Salah.

Dalam wawancaranya, Morientes secara eksplisit menyamakan situasi di Anfield dengan periode sulit yang pernah dilalui Real Madrid, di mana klub tersebut berjuang menemukan kembali dominasinya setelah era keemasan. Ia melihat adanya gejala inkonsistensi hasil yang mengindikasikan adanya pergantian era di Liverpool, yang sebelumnya dikenal dengan performa stabil dan kemenangan beruntun. Pernyataan ini tentu menarik perhatian mengingat latar belakang Morientes yang memahami dinamika kedua klub besar Eropa tersebut.

Tidak hanya mengulas kondisi tim, Morientes juga secara khusus menyoroti posisi Mohamed Salah. Ia menyarankan agar penyerang asal Mesir tersebut bersedia menerima peran baru di dalam tim. Saran ini muncul di tengah sorotan terhadap performa Salah yang dianggap menurun, terutama setelah penampilannya di Piala Afrika 2025, yang memicu pertanyaan besar mengenai kontribusinya dan masa depannya di Liverpool.

Analisis Morientes: Krisis Liverpool Mirip Real Madrid

Fernando Morientes, sosok yang tidak asing dengan tekanan di klub-klub besar, mengamati adanya pola yang familiar dalam krisis Liverpool saat ini. Ia menilai bahwa Liverpool tengah berada di fase krusial yang mengingatkannya pada situasi yang dialami Real Madrid dalam beberapa musim terakhir. Morientes, yang pernah berseragam kedua tim raksasa Eropa itu, melihat kemiripan persoalan mulai dari penurunan konsistensi hasil hingga tantangan transisi generasi pemain inti.

Dalam pandangannya, Liverpool tidak lagi menunjukkan performa sekuat dan sedominan seperti yang biasa mereka perlihatkan. Klub yang sebelumnya identik dengan kemenangan dan performa stabil kini mulai menunjukkan gejala inkonsistensi, sesuatu yang menurutnya juga sempat dialami Real Madrid ketika memasuki masa pergantian era. "Apa yang terjadi pada Liverpool mirip dengan apa yang terjadi di Real Madrid: mereka tidak mendapatkan hasil yang seharusnya," ujar Morientes.

Perbandingan ini bukan tanpa alasan. Real Madrid sendiri pernah melalui periode di mana mereka harus beradaptasi dengan perubahan skuad dan taktik, menghadapi tantangan untuk mempertahankan dominasi di level tertinggi. Morientes menyiratkan bahwa Liverpool kini menghadapi ujian serupa, di mana mereka harus menemukan cara untuk kembali ke jalur kemenangan dan stabilitas di tengah persaingan ketat.

Read Entire Article
Bisnis | Football |