Legawa! Josep Guardiola Syukuri Raihan 1 Poin Dari Laga Everton vs Man City

10 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Laga pekan ke-35 Liga Inggris 2025/2026 antara Everton kontra Manchester City berlangsung penuh tensi di Hill Dickinson Stadium, Selasa (05/05/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menghadirkan drama enam gol yang membuat kedua tim harus puas berbagi angka.

Manchester City sempat membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi Jeremy Doku menjelang akhir babak pertama. Namun, tuan rumah Everton tampil menggila setelah jeda dan berbalik unggul dengan skor mencolok.

Everton bahkan sempat memimpin 3-1 lewat rangkaian gol Thierno Barry dan Jake O’Brien. Situasi tersebut membuat City berada di ambang kekalahan yang cukup menyakitkan dalam perburuan gelar.

Meski begitu, mental juara The Citizens kembali terlihat di menit-menit akhir. Gol Erling Haaland dan aksi dramatis Doku di masa injury time memastikan laga berakhir imbang 3-3.

Guardiola Tetap Syukuri 1 Poin dari Hill Dickinson

Hasil imbang ini membuat Manchester City kini mengoleksi 71 poin dari 34 pertandingan. Mereka masih tertinggal lima angka dari Arsenal yang berada di puncak klasemen sementara.

Namun, peluang City belum sepenuhnya tertutup karena mereka masih memiliki satu laga tunda. Jika mampu meraih kemenangan, jarak dengan Arsenal bisa dipangkas menjadi hanya satu poin.

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, mengaku tetap melihat sisi positif dari hasil ini. Ia menegaskan bahwa satu poin tetap penting dalam situasi sulit seperti yang dihadapi timnya di markas Everton.

“Lebih baik mendapat satu poin daripada tidak mendapat satu poin pun. Akan lebih baik memenangkan pertandingan daripada hanya mendapat satu poin,” kata Guardiola setelah pertandingan di laman resmi Man City.

Soroti Penurunan Performa di Paruh Kedua

Meski bersyukur, Guardiola tak menutup mata terhadap penurunan performa timnya. Ia menilai City kehilangan kendali permainan setelah tampil impresif di babak pertama.

Menurutnya, Everton menunjukkan reaksi yang sangat kuat usai turun minum. Intensitas dan agresivitas lawan membuat City kesulitan mempertahankan ritme permainan.

Guardiola juga menyoroti aspek mental dan niat bermain yang dinilai menurun di babak kedua. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab timnya kebobolan tiga gol dalam waktu singkat.

“Banyak hal terjadi. Kami tahu betapa sulitnya lawan, mereka sangat agresif. Kami bermain bagus di babak pertama dan luar biasa, kemudian di babak kedua mereka meningkatkan permainan. Kami bermain dengan proses yang baik tetapi mungkin tidak dengan niat yang kami miliki di babak pertama," keluh Guardiola.

(mancity.com)

Jelang Persija Vs Persib di GBK, Beckham Putra: Saya Mau Selebrasi di Sana!

Read Entire Article
Bisnis | Football |