Legenda Liverpool Ini Serang Mohamed Salah: Performa Terjun Bebas, Alasan The Reds Goyah

3 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool musim ini justru berada dalam situasi yang jauh dari ekspektasi sebagai juara bertahan. Alih-alih menjaga dominasi, The Reds kini harus berjuang keras sekadar mengamankan tiket Liga Champions.

Posisi mereka di klasemen sementara Liga Inggris pun belum aman. Dengan koleksi 49 poin dari 30 laga, Liverpool tercecer di peringkat lima dan tertinggal jauh dari pemuncak klasemen.

Persaingan pun semakin ketat di papan atas. Liverpool harus bersaing dengan tim-tim seperti Chelsea, Aston Villa, hingga Manchester United untuk mengamankan posisi empat besar.

Kondisi ini tentu memunculkan banyak pertanyaan. Salah satu sorotan tajam datang dari legenda klub, Graeme Souness, yang menilai ada faktor utama di balik merosotnya performa Liverpool musim ini.

Performa Mohamed Salah Disebut Terjun Bebas

Graeme Souness tak ragu melontarkan kritik keras kepada Mohamed Salah. Ia menilai penyerang asal Mesir itu mengalami penurunan performa yang sangat drastis musim ini.

Menurutnya, penurunan tersebut bahkan terlihat sejak awal musim. Souness mengaku sudah merasakan ada yang tidak beres ketika menyaksikan Community Shield beberapa bulan lalu.

Statistik pun seakan menguatkan penilaian tersebut. Salah baru mencatatkan 10 gol dan sembilan assist musim ini, jauh di bawah kontribusinya pada musim-musim sebelumnya.

"Menurut pendapat dan pengalaman saya, karier Anda akan berjalan dengan dua cara. Ketika Anda mencapai usia 33-34 tahun, itu bisa berarti terjun bebas, atau mengalami penurunan perlahan. Saya pikir Salah termasuk yang pertama," kata Souness kepada Daily Mail.

"Saya pergi menonton pertandingan pertama musim ini, Community Shield melawan Crystal Palace, dan saya duduk di sebelah putra saya yang masih kecil, saya berkata, 'Saya tidak tahu apa yang salah dengannya?' Lalu saya berpikir, mungkin ia butuh enam pertandingan lagi untuk meningkatkan performanya. Tapi ia tidak pernah membaik."

Salah Penyebab Utama Liverpool Goyah

Lebih jauh, Souness menilai penurunan performa Salah memberi dampak besar bagi keseluruhan tim. Ia bahkan menyebut sang winger sebagai alasan utama kegagalan Liverpool mempertahankan gelar.

Menurutnya, absennya kontribusi maksimal dari pemain kunci membuat tim kehilangan daya saing. Hal ini berdampak pada mental dan performa pemain lain di lapangan.

Souness juga menyoroti bahwa Liverpool selama ini sangat bergantung pada Salah. Ketika sang bintang gagal tampil maksimal, tim pun ikut kehilangan arah dalam pertandingan-pertandingan penting. "Statistiknya menurun drastis, dan dialah satu-satunya alasan utama mengapa Liverpool menjalani musim yang kurang memuaskan. Karena di antara para pemain itu, ada beberapa yang merasakan dampaknya, beberapa merasakan negativitas yang ada di sekitar, dan mereka tidak meresponsnya dengan baik. Dan ketika Anda berada dalam posisi itu, Anda membutuhkan pemain-pemain besar untuk tampil dan menunjukkan kemampuan mereka," terangnya. "Masa terbaiknya sudah berlalu, tidak diragukan lagi. Orang pertama yang tahu itu adalah diri Anda sendiri, dan itu terjadi pada semua orang. Saya tidak melihat kilau yang sama. Saya pikir jika Anda mencari alasan utama di balik performa Liverpool yang goyah, itu karena ia tidak mencetak angka yang diharapkan. Selama enam, tujuh tahun ia menjadi andalan Liverpool. Ia benar-benar mengubah jalannya pertandingan ketika keadaan tidak menguntungkan mereka. Ia pemain hebat, pemain hebat Liverpool, tetapi musim terbaiknya sudah berlalu," klaim Souness. (Daily Mail)

Read Entire Article
Bisnis | Football |