Lewat “Mainkan”, Rizky Ridho Dukung Pembinaan Sepak Bola Akar Rumput

1 month ago 29

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran Rizky Ridho di ASIOP Stadium pada Sabtu 24 Januari 2026, bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah misi besar untuk membangkitkan semangat sepak bola dari level akar rumput melalui kampanye Rinso "Mainkan".

Sebanyak 22 anak terpilih dari berbagai latar belakang mendapatkan kesempatan langka untuk berlatih dan bertanding langsung dengan sang kapten Timnas Indonesia, sebuah momen yang diharapkan menjadi titik balik bagi karier mereka di masa depan.

Program ini menekankan bahwa pengembangan bakat atlet tidak boleh terhambat oleh rasa takut akan kotor atau tantangan fisik di lapangan, karena karakter tangguh justru lahir dari keberanian menghadapi rintangan sejak usia dini di lingkungan bermain yang sportif.

Nostalgia dan Motivasi dari Sang Kapten

Dalam sesi wawancara, Rizky Ridho tampak sangat emosional melihat antusiasme anak-anak yang memiliki mimpi besar untuk berseragam Merah Putih seperti dirinya saat ini.

Ridho merefleksikan perjalanannya sendiri yang tidak instan, di mana ia pun memulai segalanya dari lapangan terbuka yang seringkali berlumpur dan menantang secara fisik sebelum akhirnya mencapai level profesional.

Saat ditemui media pada Sabtu (24/1), ia mengenang masa kecilnya di lapangan sederhana sambil berpesan agar anak-anak tidak takut menghadapi tantangan fisik saat bermain.

"Saya juga berharap orang tua bisa lebih tenang dan percaya buat ngasih anak-anaknya kebebasan bermain, dengan Rinso mainkan ini bisa tumbuh jadi pribadi yang sehat, percaya diri dan berani menghadapi tantangan ke depannya. Karena menurut aku sendiri masa kecil yang aktif dan bahagia adalah bekal penting untuk masa depan anak-anak itu sendiri, " tambahnya.

Pentingnya Fasilitas dan Pengalaman Bermain Nyata

Kegiatan yang berlangsung di ASIOP Stadium ini memberikan pengalaman bermain di fasilitas standar internasional bagi 22 anak terpilih tersebut. 

Melalui coaching clinic singkat dan pertandingan persahabatan, anak-anak diajarkan dasar-dasar teknik sepak bola sekaligus pentingnya kerja sama tim dalam suasana yang menyenangkan namun tetap kompetitif.

Ridho menekankan bahwa pengalaman bersentuhan langsung dengan bola di lapangan jauh lebih berharga daripada hanya teori di dalam kelas.

"Kalau dari saya sih mungkin latihan lebih keras lagi. Mungkin jatah latihan seperti di akademi cuma tiga kali, mungkin bisa tambah seminggu bisa lima kali atau latihan di luar itu karena itu akan menambah kemampuan mereka sendiri."

Menjaga Keberlanjutan Ekosistem Sepak Bola Nasional

Sinergi antara figur publik, merek, dan fasilitas olahraga menjadi fokus utama acara ini untuk menjaga ekosistem sepak bola nasional.

Pertemuan dengan idola menjadi kunci untuk meyakinkan anak-anak bahwa jalur profesional bisa dicapai dengan kerja keras.

​Rizky Ridho bersama Rinso menegaskan bahwa inspirasi jauh lebih penting daripada sekadar fasilitas.

Melalui kampanye ini, anak-anak ditantang untuk berani kotor demi mengasah bakat yang akan membawa kejayaan bagi olahraga Indonesia di masa depan.

Lanjut Baca:

Indonesia Masters 2026: Jafar/Felisha Ungkap Penyebab Kekalahan di Semifinal

Read Entire Article
Bisnis | Football |