Liam Rosenior Diminta Benahi Masalah Kartu Merah Chelsea

1 week ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Frank Sinclair menilai Liam Rosenior harus segera membenahi persoalan disiplin Chelsea jika tidak ingin gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Eks bek The Blues itu mengingatkan bahwa masalah kartu dan pengusiran pemain bisa menjadi penghambat dalam persaingan papan atas.

Chelsea baru saja kehilangan dua poin penting setelah ditahan imbang 1 1 oleh Burnley yang tengah berjuang menghindari degradasi. Gol penyeimbang Zian Flemming tercipta pada masa injury time dan menggagalkan kemenangan The Blues.

Padahal Chelsea sempat mengendalikan pertandingan sebelum Wesley Fofana menerima kartu merah pada babak kedua. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan tim asuhan Scott Parker untuk bangkit dan mencetak gol balasan.

Kartu merah Fofana memang menjadi yang pertama di era Rosenior. Namun dalam beberapa musim terakhir, catatan disiplin buruk telah menjadi persoalan berulang bagi klub London tersebut.

Jika Ingin Menang, Jangan Buat Laga Jadi Berat

Sinclair menilai fase banyaknya kartu dan kartu merah bisa terjadi di klub mana pun. Namun ia menegaskan bahwa situasi itu harus segera ditangani melalui komunikasi internal tim.

Menurutnya, pertemuan tim dan diskusi individu dengan pemain yang berulang kali melakukan pelanggaran menjadi langkah penting. Hal itu perlu dilakukan agar kesalahan yang sama tidak terus terulang.

"Saya pernah melihat hal seperti ini terjadi di berbagai klub sepak bola ketika Anda memasuki fase di mana pemain terlalu sering mendapat kartu kuning dan terlalu sering mendapat kartu merah," ujar Sinclair.

"Secara umum saya berharap dia akan mengadakan pertemuan tim dan menyinggung fakta bahwa kami terlalu sering mendapat kartu dan terlalu sering kehilangan pemain karena kartu merah. Jika ingin memenangkan pertandingan, Anda membuatnya menjadi sangat berat dalam sekejap ketika satu pemain mendapat kartu merah," kata Sinclair.

Kartu Kuning Juga Bisa Jadi Masalah Jangka Panjang

Sinclair juga menyoroti dampak jangka panjang dari akumulasi kartu kuning. Ia mengingatkan bahwa absennya pemain di momen krusial dapat merugikan tim dalam perburuan posisi empat besar.

Ia yakin persoalan disiplin sudah menjadi bahan evaluasi internal. Perbaikan dinilai penting agar Chelsea tidak kehilangan momentum pada fase akhir musim.

"Dalam jangka panjang juga, jika pemain secara rutin mendapat kartu kuning, mereka akan absen pada laga laga berikutnya di akhir musim, dan itu akan menjadi masalah ketika memasuki persaingan empat besar. Jadi saya yakin dia sudah menyinggung soal disiplin yang harus mereka tingkatkan," ucap Sinclair. "Saya pernah berada di ruang ganti ketika hal seperti ini terjadi sebelumnya dan para pemain saling berbicara satu sama lain. Jika kami ingin memenangkan pertandingan, kami tidak boleh terus membuat diri sendiri kesulitan," tutur Sinclair.

Read Entire Article
Bisnis | Football |