Liverpool Kalah Lagi, Cerita Lama yang Berulang Kembali Terjadi

3 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Arne Slot mengakui kekalahan 1-2 Liverpool dari Wolves di Liga Inggris menjadi pukulan besar bagi harapan finis empat besar. Hasil itu kembali menyoroti persoalan yang sama sepanjang musim ini.

Liverpool sempat tertinggal lewat gol Rodrigo Gomes pada menit ke-78 pada Rabu (4/3/2026) dini hari WIB. Mohamed Salah kemudian menyamakan skor dengan gol pertamanya di Liga Inggris sejak 1 November.

Namun, Andre Trindade mencetak gol pada masa injury time untuk memastikan kemenangan Wolves. Itu menjadi kebobolan ketujuh Liverpool pada waktu tambahan musim ini.

Slot menilai timnya kembali gagal memaksimalkan penguasaan bola dan peluang yang diciptakan. Ia pun secara terbuka mengakui adanya pola berulang dalam performa The Reds.

Cerita Lama yang Terulang

Slot menilai kekalahan dari Wolves mencerminkan permasalahan yang sudah terjadi dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia menyebut Liverpool kesulitan mencetak gol dari permainan terbuka.

Menurutnya, penguasaan bola yang dominan belum mampu diterjemahkan menjadi gol. Situasi itu kembali terlihat dalam laga tersebut.

"Bagaimana saya merangkum ini? Cerita lama yang sama. Belakangan ini kami meraih poin karena sering mencetak gol dari situasi bola mati, tetapi yang tidak berubah dalam lima, enam, tujuh pertandingan terakhir adalah kami kesulitan dan sangat sulit mencetak gol dari peluang permainan terbuka yang kami ciptakan," ujar Slot.

"Tidak sebanyak yang saya inginkan dari semua penguasaan bola yang kami miliki, tetapi cukup dan jauh lebih banyak dari tim lawan. Namun hasil akhirnya kami mencetak satu gol dan mereka mencetak dua, termasuk satu pada masa injury time, jadi itu kembali merangkum musim kami.

"Kami memiliki jauh lebih banyak penguasaan bola daripada tim lawan, kami secara umum menciptakan lebih banyak dari permainan terbuka, tetapi kesulitan mencetak gol dari situasi tersebut," lanjut Slot.

Gol Injury Time Kembali Menghukum

Slot juga menyoroti buruknya eksekusi bola mati pada babak pertama. Ia menilai performa timnya membaik setelah jeda meski belum sepenuhnya memuaskan.

Liverpool sempat dua kali hampir mencetak gol sebelum waktu normal berakhir. Namun justru kebobolan dari situasi yang dinilai bukan peluang besar.

"Belakangan ini kami mencetak banyak gol dari bola mati. Hari ini kami kembali mendapatkan banyak bola mati, tetapi pada babak pertama dieksekusi dengan sangat buruk," kata Slot.

"Saya tidak berpikir kami memainkan babak pertama yang sangat baik, babak kedua lebih baik, meski masih belum hebat, tetapi lebih baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang, dan tepat sebelum injury time kami dua kali sangat dekat untuk membuat skor menjadi 2-1.

"Mo Salah menggiring bola dan memiliki dua pemain terbuka di kiri dan kanan, tetapi bola dipotong bek mereka, lalu ada sundulan Virgil van Dijk, dan gol yang kami kebobolan bahkan bukan sebuah peluang.

"Itu sudah terlalu sering terjadi musim ini. Bahwa itu terjadi pada injury time mungkin kebetulan, meski sudah sangat sering terjadi. Kami hampir tidak memberikan peluang hari ini, kami memberikan satu peluang dan kebobolan dua gol," tutup Slot.

Sumber: Liverpool Echo

Persaingan Panas di Liga Inggris

Mauricio Souza Murka, Soroti Fokus Persija yang Buyar di Injury Time

Read Entire Article
Bisnis | Football |