Liverpool vs Qarabag: Misi The Reds Menyelamatkan Musim dengan Trofi

1 month ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Liga Champions kini menjadi jalur paling realistis bagi Liverpool untuk menyelamatkan musim. Saat The Reds menjamu Qarabag pada matchday ke-8, Kamis (28/1) dini hari WIB, tekanan besar mengiringi langkah pasukan Arne Slot.

Posisi Liverpool di Premier League tak cukup ideal untuk berbicara soal gelar. Asa mempertahankan mahkota liga bahkan nyaris pupus sebelum Natal, memaksa fokus beralih penuh ke kompetisi Eropa.

Duel di Anfield ini krusial. Liverpool hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan tempat di delapan besar klasemen League Phase dan menghindari jalur berat di babak gugur.

Qarabag datang tanpa beban berlebihan. Namun, tim asal Azerbaijan itu masih membawa ambisi besar untuk menutup fase grup dengan hasil positif dan menjaga peluang lolos ke babak play-off knockout.

Liga Champions, Jalan Paling Masuk Akal bagi Liverpool

Terlepas dari inkonsistensi domestik, performa Liverpool di Liga Champions cukup solid. Lima kemenangan dari tujuh laga menempatkan mereka di peringkat keempat klasemen sementara.

Kekalahan dari Galatasaray dan PSV Eindhoven di awal kompetisi memang menjadi noda. Namun, kemenangan atas Atletico Madrid, Inter Milan, dan Real Madrid menunjukkan kapasitas Liverpool bersaing di level tertinggi Eropa.

Satu poin melawan Qarabag sudah cukup untuk mengamankan posisi delapan besar. Status itu sangat penting karena akan menjauhkan Liverpool dari potensi bertemu Bayern Munchen, Arsenal, PSG, Real Madrid, atau Barcelona di fase berikutnya.

Situasi ini menjadi insentif besar bagi Arne Slot. Liga Champions bukan sekadar pelarian, melainkan peluang paling realistis untuk mempersembahkan trofi di musim perdananya bersama The Reds.

Qarabag Tak Datang sebagai Penggembira

Qarabag bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Meski baru kali kedua tampil di fase grup Liga Champions, adaptasi mereka terbilang impresif.

Kemenangan atas Benfica dan FC Copenhagen menjadi fondasi kepercayaan diri, disusul hasil imbang melawan Chelsea dan kemenangan dramatis 3-2 atas Eintracht Frankfurt. Hasil itu membawa Qarabag ke peringkat ke-18 jelang laga pamungkas.

Ancaman utama datang dari Camilo Durán dan Leandro Andrade. Keduanya menjadi tulang punggung lini serang dengan torehan empat dan tiga gol, memanfaatkan celah di pertahanan lawan.

Liverpool sendiri masih menyimpan masalah di lini belakang. Kebobolan dalam empat dari tujuh laga menjadi catatan yang bisa dieksploitasi Qarabag.

Sumber: FotMob

Lanjut Baca:

John Herdman Diskusi dengan Pelatih Klub Lokal demi Temukan Amunisi Tepat untuk Timnas Indonesia

Read Entire Article
Bisnis | Football |